Aktris Sarwendah Tan menyampaikan permintaan maaf terbuka melalui akun Instagram miliknya pada Jumat (5/6/2026) setelah rekaman video siaran langsungnya yang dinilai memuat kata-kata kasar memicu kegaduhan publik di media sosial.
Langkah ini diambil setelah munculnya tudingan dari pihak mantan suaminya, Ruben Onsu, yang mengeluhkan hambatan akses untuk bertemu dan membawa anak-anak mereka menginap.
Melalui kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu, pihak Sarwendah membantah telah mempersulit pertemuan tersebut dan menyatakan bahwa pintu komunikasi selalu terbuka bagi presenter berusia 42 tahun itu.
Persoalan akses anak mencuat karena belum adanya mekanisme permintaan yang dikomunikasikan secara jelas oleh pihak Ruben Onsu, bukan akibat penolakan dari Sarwendah.
"Kenapa belum diserahkan ya karena, memang mekanismenya harus diatur dulu dan bukan klien kami tidak pernah menyerahkan. Tetapi kami merasa, kliennya Bang Minola (Ruben Onsu) tidak pernah meminta," kata Chris Sam Siwu, Kuasa Hukum Sarwendah.
Chris Sam Siwu menjelaskan bahwa pesan singkat yang tidak terbalas akibat kesibukan tidak boleh serta-merta dianggap sebagai tindakan menghalangi hak asuh seorang ayah.
"Kalau masalah chatting-an satu kali lalu disampaikan chatting-an itu sebagai satu hal akhir dari permintaan dan tidak diserahkan lalu dibilang itu mempersulit, kan nggak pas," jelas Chris Sam Siwu, Kuasa Hukum Sarwendah.
Pihak kuasa hukum menegaskan mantan personel Cherrybelle tersebut tidak pernah sengaja menjauhkan anak-anak saat Ruben Onsu datang berkunjung.
"Mempersulit itu contohnya begini, anaknya ada di rumah bapaknya datang mau ketemu, 'Oh gak bisa ketemu karena anaknya di luar'. Lalu tiba-tiba baru satu menit sama bapaknya langsung diambil sama ibunya. 'Oh ini ada urusan lain', itu baru mempersulit. Tetapi kalau baru satu kali WA lalu tidak direspons, menurut saya gak begitu," terang Chris Sam Siwu, Kuasa Hukum Sarwendah.
Terkait polemik potongan video siaran langsung yang viral, Sarwendah memilih tidak membela diri dan mengakui kesalahan pemilihan katanya di ruang publik.
"Sebagai manusia yang biasa, yang tidak luput dari dosa dan kesalahan, saya menyadari potongan video yang beredar tersebut sudah membuat kegaduhan di media sosial," ungkap Sarwendah, Aktris.
Penyesalan mendalam dirasakan oleh ibu tiga anak tersebut karena masalah internal keluarga yang seharusnya diselesaikan secara tertutup kini justru menjadi konsumsi khalayak luas.
"Dan ke depan, saya perlu lebih bijak lagi, lebih mengenal dampak yang bisa saya perbuat di ruang publik," ungkap Sarwendah, Aktris.
Pernyataan ini menjadi bagian dari permohonan maaf tertulisnya kepada masyarakat luas serta seluruh pihak yang merasa dirugikan atas peredaran video itu.
"Saya menyadari bahwa kata-kata saya tersebut tidak menunjukkan kebaikan maupun kerendahan hati. Hal-hal yang seharusnya cukup diselesaikan di ruang lebih tenang, kini turut menyita perhatian dan energi dari banyak pihak," katanya Sarwendah, Aktris.
Mantan istri Ruben Onsu tersebut juga menyayangkan dampak psikologis yang berpotensi menyeret anak-anak mereka ke dalam pusaran pemberitaan media.
"Oleh karena itu, saya minta maaf dari lubuk hati saya kepada semuanya. Saya minta maaf atas video yang beredar tersebut dan terhadap semua yang telah terdampak oleh karena hal tersebut," tuturnya Sarwendah, Aktris.
Sarwendah menegaskan kejadian ini menjadi evaluasi besar bagi dirinya untuk lebih berhati-hati dalam memanfaatkan media sosial sebagai figur publik.
"Maaf yang terdalam kepada anak-anak saya. Apa pun yang terjadi di antara kehidupan orang dewasa, mereka tidak seharusnya terbawa ke dalam pemberitaan yang beredar," ujarnya Sarwendah, Aktris.
Guna mencegah hambatan komunikasi di masa depan, Chris Sam Siwu menyarankan agar Ruben Onsu membangun jalur komunikasi langsung dan intens dengan anak-anak maupun Sarwendah tanpa melibatkan perantara hukum.