Aktris Sarwendah Tan menyampaikan permohonan maaf terbuka pada Jumat (5/6/2026) setelah beredarnya potongan video siaran langsung di media sosial yang memicu polemik serta dugaan penghinaan terhadap mantan suaminya, Ruben Onsu.
Unggahan video di media sosial tersebut memicu sorotan publik karena Sarwendah terlihat emosional saat merespons komentar netizen mengenai penghentian nafkah anak dari Ruben Onsu selama enam bulan terakhir.
Mantan personel Cherrybelle tersebut menyatakan penyesalan mendalam atas beredarnya potongan video siaran langsung yang dinilai memuat kalimat tidak pantas.
"Maaf yang terdalam kepada anak-anak saya. Apapun yang terjadi di antara kehidupan orang dewasa, mereka tidak seharusnya terbawa ke dalam pemberitaan yang beredar," ucap Sarwendah dikutip Kompas.com, Jumat (5/6/2026).
Ibu tiga anak ini juga menyadari dampak psikologis dan beban yang harus ditanggung oleh kerabat dekatnya akibat pemberitaan tersebut.
"Kepada keluarga besar saya yang juga turut merasakan ketidaknyamanan, beban pikiran, karena hal ini, saya juga mohon maaf," ujar Sarwendah.
Selain itu, ia menutup pernyataan video tersebut dengan memberikan apresiasi kepada para pendukung setia yang terus mendampinginya.
"Kepada para penggemar saya yang selama ini tulus dan terus mendukung saya. Karena kalian, saya tidak pernah merasa sendirian. Besar rasa terima kasih saya ke kalian," kata Sarwendah.
Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, memberikan klarifikasi terpisah untuk meluruskan asumsi publik yang mengaitkan ucapan kliennya dengan sang mantan suami.
"Menurut saya bisa dipahami berbeda-beda, tetapi prinsipnya tidak ditujukan kepada RO. Saya jamin bahwa itu tidak ditujukan kepada RO karena, di dalam video itu saya lihat tidak ada menyebutkan nama sama sekali," kata Chris Sam Siwu dalam keterangannya dilansir dari Warta Ekonomi.
Chris menambahkan bahwa konteks pembicaraan dalam tayangan tersebut bersifat multitafsir dan belum tentu merujuk pada konflik rumah tangga masa lalu kliennya.
"Mungkin klien saya bercerita soal film, mungkin klien saya juga bercerita soal novel, bercerita tentang kehidupan orang lain, kan bisa aja. Jadi menurut saya masih banyak hal-hal yang perlu diklarifikasi," pasar Chris.
Pihak hukum menyayangkan opini liar netizen yang berkembang karena selama ini Sarwendah memilih untuk tidak merespons dinamika pascacereai di ruang publik.
"Kita kan nggak bisa membatasi imajinasi seseorang ya atau analisis seseorang, tetapi mungkin saja klien kami saat ini memang merasa sangat terganggu dengan situasi yang diputar-balikkan ini. Selama ini klien kami diam, tidak pernah bicara bahkan satu kata pun," ujarnya.
Kericuhan di media sosial bermula saat netizen menyoroti kata tertentu yang diucapkan Sarwendah, yang kemudian dipertegas oleh unggahan adiknya, Wendy, di platform Threads.
"Duh capek banget sama drama benchoongggg kata gw sih ketemuan aja biar kelar. Itu juga kalo berani," tulis Wendy disertai emotikon tertawa.
Situasi semakin memanas ketika Sarwendah melakukan siaran langsung di TikTok bersama rekannya, Gio, dan melontarkan kalimat tegas menanggapi pembahasan uang bulanan.
“Gue gak butuh uang lo anj***,” ucap Sarwendah.
Prahara ini melanjuti status hukum Ruben Onsu dan Sarwendah yang telah resmi bercerai melalui putusan verstek Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 24 September 2024.