Aktris Sarwendah akhirnya angkat bicara langsung mengenai rumor miring yang mengaitkan dirinya dengan dugaan ritual mistis di Gunung Kawi. Seperti dikutip dari Suara, ibu tiga anak ini memilih merespons isu tersebut melalui sebuah sindiran tajam di media sosial.
Lewat unggahan di akun Threads pribadinya pada Selasa, 20 Mei 2026, mantan istri Ruben Onsu ini mengekspresikan rasa risinya. Ia merasa namanya sengaja dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu sebagai komoditas penarik perhatian warganet.
"Namaku clickbait banget ya sampai nggak berhenti-henti dipakai? Okelah berarti akuuu," tulis Sarwendah dengan menyertakan emoji senyum.
Reaksi sarkastis tersebut ia sampaikan bersamaan dengan unggahan foto yang memperlihatkan dirinya berada di Serbia untuk proses syuting film horor. Sarwendah menggambarkan situasi lokasi syuting yang gelap serta mencekam, sekaligus melontarkan pertanyaan sindiran mengenai keberadaan ritual mistis di luar negeri.
"Kebetulan ini juga disuruh syuting horor ke Serbia, rasanya seperti nyawa nggak ada harganya, bahaya luar biasa. Apakah di luar negeri juga ada pesugihan?" tulisnya.Unggahan tersebut segera memicu gelombang dukungan dari para pengikutnya di platform tersebut. Salah satu komentar datang dari akun @my_***.
"Ya gimana ya mami, kalau nggak bawa nama mami enggak laku. Kuat-kuat ya mami," tulis akun @my_***.
Dukungan lain juga mengalir dari akun @van*** yang mengomentari intensitas pemberitaan mengenai sang artis.
"Keren cii, tiap bulan ada saja berita tentang ci Wenda dan fam," ujar akun @van***.
Respons langsung ini menjadi penegasan untuk membantah spekulasi yang berkembang setelah munculnya potongan video di platform X. Dalam video tersebut, seorang pria yang mengaku sebagai juru kunci Gunung Kawi mengeklaim dalam wawancara dengan Pesulap Merah bahwa Sarwendah terlibat ritual pesugihan.
Sebelum adanya tanggapan langsung ini, pihak kuasa hukum Sarwendah sudah terlebih dahulu menyampaikan bantahan resmi. Pengacara sang artis membenarkan bahwa kliennya pernah mengunjungi Gunung Kawi, namun kunjungan tersebut murni dilakukan untuk keperluan syuting konten horor.