Pelatih Timnas Argentina Lionel Scaloni memutuskan untuk tidak memasukkan nama penyerang senior Paulo Dybala ke dalam daftar 26 pemain resmi untuk ajang Piala Dunia 2026.
Keputusan pergantian komposisi pemain tersebut diambil demi memberikan kesempatan bagi sejumlah talenta muda baru di dalam skuad berjuluk Tim Tanggo tersebut, sebagaimana dilansir dari Detik Sport.
Ketidakhadiran penyerang AS Roma itu menjadi sorotan setelah dirinya mencatatkan 22 penampilan pada musim ini, meski sempat mengalami kendala akibat cedera hamstring dan lutut.
Posisi lini depan yang ditinggalkan oleh penyerang berusia 32 tahun tersebut kini dinilai bakal diisi oleh gelandang muda Como berusia 21 tahun, Nico Paz, yang tampil memukau di level klub.
Arsitek taktik timnas Argentina Lionel Scaloni memberikan penjelasan resmi mengenai keputusannya meninggalkan pemain senior tersebut dari komposisi tim utama.
"Dybala tentu saja pemain yang hebat. Dia comeback dengan performa luar biasa bersama klubnya," buka Scaloni dilansir dari Tribuna.
Keputusan tersebut murni diambil karena alasan teknis persaingan posisi serta dinamika regenerasi yang sedang berjalan di dalam internal tim nasional saat ini.
"Tetapi, pemain selalu datang dan pergi. Banyak talenta muda bermunculan. Dalam hal ini, pemain muda bisa membuktikan diri di posisi Dybala dan pantas mendapat kesempatan," paparnya.
Mantan pemain Lazio itu menegaskan bahwa kebijakan pemilihan pemain didasarkan pada kebutuhan jangka panjang dan kesiapan performa terkini para penggawa Argentina.
"Tidak ada keraguan dari kualitas Dybala. Kami menghargainya, tetapi tim ini selalu melihat masa kini dan masa depan," tutup Scaloni.