Penyanyi asal Kolombia, Shakira, kembali menggunakan aksesori rancangan desainer ternama Indonesia, Rinaldy A. Yunardi, berupa tiara dalam video klip terbarunya bertajuk 'Choka Choka' pada Jumat, 8 Mei 2026. Karya ini menandai kerja sama ketiga kalinya bagi sang desainer dengan bintang pop dunia tersebut.
Dilansir dari Wolipop, Rinaldy yang akrab disapa Yungyung tetap merasakan tantangan besar meski ini bukan kali pertama karyanya dipakai Shakira. Ia tidak mendapatkan informasi mendalam terkait konsep video klip saat menerima permintaan dari tim manajemen sang artis.
Keterbatasan informasi tersebut membuat perancang yang karyanya pernah dikenakan oleh Madonna hingga Katy Perry ini harus melakukan riset mandiri. Ia menelaah karakter gaya Shakira melalui dokumentasi di media sosial serta tayangan video klip sebelumnya untuk menentukan desain yang tepat.
"Nggak mudah juga karena aku harus berpikir dan berkhayal lebih keras lagi untuk menerka pastinya keinginan Shakira supaya dapat total look sesuai konsep," ungkap Yungyung kepada Wolipop.
Hiasan kepala yang dihasilkan tersebut terbuat dari material logam dan kawat. Yungyung menerapkan teknik tradisional filgri serta dodokan atau tatah yang memberikan detail ukiran khas pada tiara tersebut.
"Untuk memperindah saya menambahkan batu kristal dan beberapa juntaian di kanan kiri di samping kepala," kata Yungyung.
Proses pembuatan aksesori ini membutuhkan waktu sekitar satu bulan setelah pesanan datang satu setengah bulan sebelumnya. Sentuhan gaya etnik pada tiara tersebut akhirnya tampak selaras dengan tema tribal dalam video klip 'Choka Choka' yang menampilkan Shakira berduet dengan Anitta.