Ajang FIFA World Cup 2010 sulit dipisahkan dari lagu "Waka Waka (This Time for Africa)" yang dibawakan oleh Shakira. Dilansir dari Medcom, karya tersebut menjadi salah satu soundtrack Piala Dunia paling ikonik sepanjang masa yang sukses mencuri perhatian publik global.
Perpaduan musik pop, sentuhan Afrobeat, dan irama dance yang energik membuat lagu ini sangat melekat dengan kemeriahan turnamen. Jelang FIFA World Cup 2026 yang dimulai pada 12 Juni mendatang, lagu tersebut kini kembali ramai diperbincangkan.
Makna lagu "Waka Waka" sebenarnya jauh lebih luas daripada sekadar dunia sepak bola. Lagu ini menggambarkan perjuangan seseorang dalam mengejar mimpi di tengah rasa takut, gugup, serta keraguan diri.
Melalui liriknya, "Waka Waka" mengajak pendengar untuk terus melangkah maju dan tidak mudah menyerah di bawah tekanan. Keberhasilan disebut membutuhkan keberanian, kerja keras, kedisiplinan, dan mental yang kuat.
Selain tentang perjuangan, karya ini juga membawa semangat persatuan yang kuat. Hal tersebut sejalan dengan atmosfer Piala Dunia yang mempertemukan berbagai negara dan budaya dalam satu perayaan olahraga.
Lagu ini juga menangkap campuran emosi ketika seseorang menghadapi tantangan besar. Dinamika tersebut meliputi rasa gugup yang berpadu dengan antusiasme, ketakutan yang dilawan dengan keberanian, hingga harapan besar untuk menang.
Rekam Jejak Shakira di Piala Dunia
Nama Shakira memang sudah sangat identik dengan kompetisi sepak bola terakbar ini. Penyanyi asal Kolombia tersebut tercatat beberapa kali dipercaya membawakan lagu resmi turnamen.
Pada Piala Dunia 2006, Shakira tampil memukau lewat lagu Hips Don’t Lie (Bamboo Remix). Empat tahun berselang, ia kembali mencetak kesuksesan besar melalui Waka Waka (This Time for Africa) pada edisi 2010.
Shakira kemudian hadir lagi lewat lagu La La La untuk memeriahkan Piala Dunia 2014. Menyambut Piala Dunia 2026, ia dikabarkan siap merilis lagu baru berjudul "Dai-Dai" yang dibawakan bersama Burna Boy.