Bek kiri Persija Jakarta, Shayne Pattynama, melontarkan kritik terhadap kendali ritme permainan timnya meskipun berhasil meraih kemenangan 2-0 atas Persijap Jepara pada laga yang berlangsung Senin, 4 Mei 2026.
Hasil positif di markas lawan tersebut membawa tim berjuluk Macan Kemayoran ini mengamankan posisi ketiga klasemen sementara dengan torehan 65 poin. Persija Jakarta memastikan keunggulan melalui gol yang dicetak oleh Rayhan Hannan pada menit ke-64 dan disusul gol Gustavo Almeida saat masa injury time.
Dilansir dari Suara, Shayne Pattynama yang menjalani debut starter selama 79 menit menilai performa tim belum maksimal setelah berhasil unggul terlebih dahulu. Pemain Timnas Indonesia tersebut menekankan perlunya kedewasaan dalam bermain, terutama dalam mempertahankan gaya permainan tim di tengah tekanan lawan.
"Setelah unggul 1-0, kami tidak memainkan permainan kami sendiri. Terlalu banyak duel, terlalu banyak pertarungan," ujar Shayne Pattynama, Bek Persija Jakarta.
Pemain bertahan tersebut menyayangkan hilangnya dominasi bola yang seharusnya bisa dipertahankan untuk mengunci kemenangan lebih awal. Ia berharap rekan-rekannya bisa lebih konsisten menerapkan strategi pelatih sepanjang durasi pertandingan berlangsung.
"Kami seharusnya bisa lebih menjaga kontrol dan tetap memainkan gaya kami," lanjut Shayne Pattynama, Bek Persija Jakarta.
Kendati memberikan evaluasi tajam, Shayne tetap memberikan apresiasi terhadap pencapaian kolektif tim yang berhasil membawa pulang poin penuh dari kandang Persijap Jepara. Catatan tanpa kebobolan atau clean sheet dalam laga tersebut menjadi modal berharga bagi lini pertahanan Macan Kemayoran.
"Secara keseluruhan ada banyak hal positif. Kami meraih tiga poin dan clean sheet, itu bagus," kata Shayne Pattynama, Bek Persija Jakarta.
Persija Jakarta kini tertinggal tujuh angka dari Persib Bandung yang memuncaki klasemen. Pertandingan selanjutnya dijadwalkan mempertemukan kedua rival tersebut di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Minggu, 10 Mei 2026 mendatang.