Grup musik asal Yogyakarta, Sheila on 7, resmi merilis single terbaru bertajuk Sederhana pada Rabu, 6 Mei 2026, yang bertepatan dengan perayaan hari jadi ke-30 band tersebut. Karya ini menjadi kado istimewa bagi Sheilagank sekaligus membawa pesan reflektif tentang pentingnya membedakan antara keinginan dan kebutuhan dalam kehidupan modern.
Lagu yang diciptakan oleh Eross Candra dan disempurnakan bersama Duta Modjo serta Adam Subarkah ini diproduksi di bawah label 507 Records. Meskipun proses produksi telah rampung sejak 2024 di Jepang, peluncurannya baru dilakukan setelah Lebaran guna menghindari benturan momentum dengan bulan Ramadan.
Gitaris Sheila on 7, Eross Candra, menjelaskan bahwa konsep lagu ini berakar dari fenomena generasi muda yang sering kali terjebak dalam gaya hidup konsumtif. Ia menilai pemahaman akan porsi hidup yang tepat merupakan kunci kebahagiaan.
"Pesan dari lagu kami ini adalah mengajak semua orang untuk hidup sesuai porsinya dan tetap bisa berbahagia," ujar Eross Candra.
Dalam konferensi pers di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Eross kembali menekankan adanya pergeseran persepsi pada anak muda saat ini mengenai skala prioritas kebutuhan hidup mereka.
"Banyak orang sekarang, anak-anak muda sekarang itu bias antara apa yang diinginkan dan apa yang dibutuhkan. Jadi konsepnya dari situ. Apa yang diinginkan sama yang dibutuhkan itu beda lho, tapi sekarang bias," kata Eross Candra.
Vokalis Sheila on 7, Duta Modjo, turut mengamini bahwa tantangan untuk tetap hidup bersahaja tidak hanya dihadapi oleh generasi muda, melainkan juga oleh kalangan yang lebih dewasa. Hal tersebut menjadi topik diskusi internal para personel saat mengembangkan materi lagu.
"Kayaknya orang tua yang seumur saya atau pun di atas saya pun juga ada yang masih kesulitan untuk menerjemahkan mana yang benar-benar itu hanya keinginan, mana yang benar-benar itu yang menjadi kebutuhan. Sebenarnya lebih ke situ obrolan kami," sambung Duta Modjo.
Duta juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para penggemar yang tetap setia mendengarkan musik mereka selama tiga dekade perjalanan karier sejak 6 Mei 1996.
"Ini kami persembahkan untuk Sheilagank sebagai kado istimewa, karena sampai detik ini mereka masih terus setia mendengarkan lagu-lagu kami," kata Duta Modjo.
Selain merilis karya baru, Duta mengenang kedekatan band dengan penggemar melalui rekor sesi foto bersama 400 orang dalam satu malam setelah konser di Jakarta. Ia mengakui bahwa pola interaksi tersebut menjadi cara silaturahmi utama pasca-pandemi.
"Kita selesai konser, itu pernah rekor kita foto dengan 400 orang," kenang Duta Modjo.
Meski rutin melakukan sesi foto pasca-manggung, Duta berharap ke depannya Sheila on 7 dapat kembali menggelar acara intim di markas-markas komunitas penggemar di berbagai daerah seperti yang sering dilakukan dahulu.
"Setelah pandemi, yang kita bisa lakukan rutin adalah silaturahmi melalui foto sesi setelah konser, kita pasti akan menjadi orang yang pulang terakhir, dibanding yang lain," jelas Duta Modjo.
Ia berharap agenda kunjungan langsung ke basis penggemar dapat segera terwujud kembali jika waktu memungkinkan.
"Biasanya kalau ada anniversary, kita pasti hadir. Jadi, itu salah satu agenda yang ingin kita wujudkan lagi. Mudah-mudahan ada waktunya," pungkas Duta Modjo.