Manajemen Persija Jakarta bergerak cepat dalam menyusun kekuatan baru untuk musim kompetisi 2026/2027. Pelatih anyar Macan Kemayoran, Shin Tae-yong, mengumumkan bahwa penyerang asal Argentina, Mariano Peralta, resmi merapat ke Jakarta.
Kabar kepindahan ini dikonfirmasi langsung oleh Shin Tae-yong saat diperkenalkan sebagai juru taktik baru di Jakarta International Stadium (JIS) pada Senin, 8 Juni 2026, seperti dilansir dari Medcom.
Langkah ini menjadi gebrakan awal yang signifikan bagi Persija. Mariano Peralta merupakan komoditas panas di bursa transfer setelah tampil memukau bersama Borneo FC sepanjang musim 2025/2026.
Pemain depan berusia 28 tahun tersebut sukses menyabet gelar Pemain Terbaik Super League 2025/2026. Ia juga mengantarkan Pesut Etam menduduki peringkat kedua di akhir kompetisi.
Ketajaman Mariano Peralta terbukti lewat koleksi 20 gol dan 14 assist dari total 34 laga yang dimainkan. Catatan impresif ini sempat membuat dirinya menjadi buruan utama sejumlah klub besar tanah air, termasuk Persib Bandung.
Spekulasi mengenai masa depan sang penyerang akhirnya selesai. Pelatih asal Korea Selatan tersebut menegaskan bahwa proses tanda tangan kontrak sang pemain dengan Persija sudah rampung.
"Untuk Peralta memang sudah dikontrak. Saya senang dengan hal itu dan ingin menyambutnya dengan senang hati," ujar Shin Tae-yong.
Selain merampungkan transfer Mariano Peralta, Shin Tae-yong mengisyaratkan bakal memboyong gerbong pemain lain. Ia membuka peluang untuk merekrut beberapa mantan anak asuhnya saat menukangi Timnas Indonesia.
Meski demikian, arsitek tim baru Macan Kemayoran ini menyadari proses tersebut tidak mudah. Hambatan utama dalam mendatangkan para pemain tersebut berkaitan dengan durasi kontrak yang masih berjalan di klub asal.
"Pasti ada niat untuk saya membawa pemain timnas sebelumnya. Tapi, kita harus lihat kondisi masing-masing pemainnya juga, contohnya soal kontrak," ungkap Shin.
Kehadiran Mariano Peralta diharapkan menjadi fondasi utama dari proyek besar yang sedang dibangun Persija Jakarta. Ketajamannya di lini depan diproyeksikan mampu meningkatkan produktivitas gol tim untuk mengarungi musim baru.
Manajemen Persija Jakarta berharap kerja sama antara taktik Shin Tae-yong dan kualitas Mariano Peralta bisa mengembalikan klub ke jalur juara. Target utama tim adalah kembali menjadi penantang gelar yang disegani di papan atas sepak bola Indonesia.