Pelatih anyar Persija Jakarta, Shin Tae-yong, berkomitmen membawa klub barunya bermain dengan gaya menyerang yang agresif selama mengarungi kompetisi Super League 2026/2027. Kepastian tersebut disampaikan dalam acara perkenalan resmi yang digelar di Jakarta International Stadium (JIS) pada Senin (8/6/2026), sebagaimana dilansir dari Suara.
Juru taktik asal Korea Selatan tersebut menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun yang dimulai pada Juni 2026. Keputusan ini menandai babak baru kariernya di Indonesia setelah sempat berpisah dengan PSSI pada awal tahun 2025 lalu.
Mantan pelatih tim nasional Indonesia itu menjelaskan bahwa persepsi publik mengenai identitas taktik pragmatis yang melekat pada dirinya kurang tepat. Perubahan strategi ini sengaja dilakukan karena adanya perbedaan karakteristik kompetisi liga dengan level internasional.
"Saya adalah seseorang yang secara alami lebih menyukai gaya sepak bola agresif, dan filosofi sepak bola saya adalah menyerang," ujar Shin Tae-yong, Pelatih Persija Jakarta.
Menurut dia, pola permainan defensif saat menukangi Skuad Garuda terpaksa diterapkan karena kualitas lawan yang dihadapi berada di atas timnya. Skema menunggu dan mengandalkan serangan balik cepat menjadi pilihan paling realistis demi menjaga keseimbangan tim.
"Namun, ketika saya bersama tim nasional Indonesia, kami selalu bermain melawan tim yang lebih kuat," ungkap Shin Tae-yong, Pelatih Persija Jakarta.
Kondisi persaingan di tingkat liga domestik dinilai lebih merata sehingga membuka ruang bagi dirinya untuk mengekspresikan filosofi sepak bola menyerang. Kendati demikian, skema agresif ini tetap membutuhkan dukungan materi pemain dengan kualitas fisik serta teknik yang mumpuni.
"Jadi, saya menerapkan taktik defensif dan menggunakan strategi yang melibatkan serangan balik yang sering," tambah Shin Tae-yong, Pelatih Persija Jakarta.
Guna mewujudkan visi tersebut, komunikasi intensif akan segera dilakukan dengan jajaran manajemen klub, termasuk CEO, General Manager, dan pemilik Persija. Penambahan pemain baru yang memiliki kecepatan, mobilitas, serta ketajaman tinggi menjadi target utama untuk membangun kerangka tim berintensitas tinggi.
"Di liga, saya percaya bahwa jika kita berkonsultasi dengan CEO, General Manager, dan pemilik klub untuk mendatangkan pemain-pemain bagus," sambung Shin Tae-yong, Pelatih Persija Jakarta.
Manajemen Macan Kemayoran berharap kehadiran pelatih yang sukses membawa Indonesia ke babak 16 besar Piala Asia ini mampu mendongkrak produktivitas gol tim yang fluktuatif dalam beberapa musim terakhir. Pertandingan perdana Persija di bawah asuhan pelatih baru menjadi momentum yang dinantikan oleh para pendukung.
"Kami kemungkinan besar akan mampu memainkan gaya sepak bola yang jauh lebih kuat, lebih cepat, dan lebih menyerang," tegas Shin Tae-yong, Pelatih Persija Jakarta.