Persija Jakarta resmi menunjuk juru taktik asal Korea Selatan, Shin Tae-yong, sebagai pelatih kepala baru untuk mengarungi kompetisi Super League musim 2026/2027 mendatang. Kehadiran mantan pelatih tim nasional tersebut membawa harapan besar bagi pendukung setia Macan Kemayoran, The Jakmania, yang mendambakan gelar juara pada musim depan.
Seperti dikutip dari Suara, Shin Tae-yong langsung mengusung filosofi yang kuat dalam komitmen awalnya bersama tim ibu kota. Arsitek lapangan hijau ini menggarisbawahi tekadnya untuk menanamkan nilai-nilai fundamental ke dalam skuat Persija Jakarta demi mencapai target tertinggi.
“Saya menempatkan prinsip dan disiplin sebagai prioritas utama. Saya akan memimpin dengan penuh semangat dan fokus hingga detik terakhir demi kemenangan,” ujarnya.
Sebelum mengambil alih kursi kepelatihan di Persija Jakarta, Shin Tae-yong tercatat menangani klub Liga Korea Selatan, Ulsan HD. Periode kepemimpinannya di klub tersebut berjalan singkat dan menyisakan sejumlah evaluasi penting sebelum menuju kompetisi musim baru.
Selama menakhodai Ulsan HD, tim asuhannya mencatatkan statistik yang kurang kompetitif dengan mengemas dua kemenangan dari total sepuluh pertandingan. Secara keseluruhan, klub tersebut mengumpulkan sepuluh poin atau mencatatkan rata-rata satu poin per pertandingan.
Lini pertahanan menjadi fokus utama yang disorot dari performa Ulsan HD setelah kebobolan 16 gol dan hanya memasukkan 10 gol. Kerapuhan di sektor belakang ini terjadi di tengah eksperimen taktik yang diterapkan oleh sang pelatih.
Shin Tae-yong dikenal kerap mengandalkan formasi dasar 3-4-3 dalam skema permainannya. Kendati demikian, ia juga sering menerapkan variasi strategi lain seperti 4-1-4-1, 4-4-2, hingga 3-5-2 untuk menemukan komposisi tim yang ideal.
Hasil dari fleksibilitas taktik tersebut dinilai belum konsisten di kompetisi domestik. Ulsan HD sempat menahan imbang tim kuat seperti Shanghai Shenhua dan Daegu FC, namun di laga lain harus menelan kekalahan telak dari Gimcheon Sangmu serta Suwon FC.
Dua kemenangan yang berhasil diraih terjadi saat menumbangkan Jeju SK dengan skor tipis 1-0 di kompetisi lokal. Satu kemenangan lainnya dibukukan pada ajang Liga Champions Asia ketika berhasil mengalahkan Chengdu Rongcheng.
Catatan performa tersebut membuat masa baktinya di Korea Selatan selesai lebih awal dari komitmen semula. Kini, tantangan baru telah menanti Shin Tae-yong untuk membuktikan stabilitas strategi dan membawa kesuksesan bagi Persija Jakarta.