Mantan arsitek Inter Milan Simone Inzaghi dilaporkan bakal segera angkat kaki dari Arab Saudi. Kabar ini berembus setelah dirinya merampungkan satu musim kompetisi bersama Al Hilal di Saudi Pro League 2025-2026.
Seperti dikutip dari Bola, juru taktik asal Italia tersebut sebenarnya menyepakati kontrak berdurasi dua tahun pada musim panas lalu. Kerja sama itu bernilai fantastis mencapai 26 juta euro untuk setiap musimnya.
Walakin, laporan Tutto Mercato Web dari sumber Arab Saudi mengungkapkan bahwa momen perpisahan sang pelatih kini sudah semakin dekat. Inzaghi diisukan bakal mundur setelah memandu Al Hilal dalam laga pemungkas liga domestik kontra Al Fayham pada Jumat (22/5/2026).
Isu yang berkembang menyebutkan bahwa pergeseran kepemilikan klub menjadi pemicu utama di balik keputusan hengkang ini. Manajemen baru kabarnya menghendaki restrukturisasi besar-besaran terhadap deretan pemain bintang yang direkrut musim panas lalu namun dinilai loyo, termasuk Darwin Nunez.
Apabila resmi menyudahi masa baktinya di Al Hilal, Inzaghi diprediksi kuat bakal kembali berkarier di benua biru. Kendati demikian, belum dapat dipastikan apakah ia akan berlabuh ke klub Italia atau mencoba tantangan di negara Eropa lain.
Dalam pernyataan teranyarnya, Inzaghi sempat membeberkan dinamika yang terjadi saat dirinya memutuskan menyudahi kebersamaan dengan Inter Milan pada musim panas tahun lalu.
"Yang benar adalah semuanya terjadi sangat cepat," katanya dikutip dari Football Italia.
"Dua hari setelah pertandingan melawan Monaco, kami bertemu di rumah Marotta, dengan Ausilio dan Baccin hadir. Dalam konteks itu, saya mengungkapkan kebutuhan akan perubahan, karena saya merasa sebuah siklus telah berakhir."
"Mereka ingin melanjutkan kerja sama dengan saya, tetapi mereka memahami pilihan saya, kami berpisah sebagai teman dan masih tetap berteman. Tetapi jika kami memenangkan Liga Champions, saya akan tetap di Inter," sambung Inzaghi.
Inzaghi juga mengonfirmasi bahwa dirinya sempat mendapatkan sejumlah proposal dari tim lain sebelum melatih ke Timur Tengah, namun seluruh tawaran tersebut langsung ditolak olehnya.
"Bahkan dalam situatie lain pun ada permintaan dan saya tidak pernah menerimanya," katanya.
Rekam Jejak Kiprah Bersama Al Hilal
Inzaghi resmi menukari Al Hilal sejak 4 Juni 2025 demi menggantikan posisi Jorge Jesus serta Mohammad Al Shalhoub yang sebelumnya menjadi caretaker. Ujian bergengsi pertamanya langsung tersaji dalam ajang Piala Dunia Antarklub 2025.
Langkah debutnya tergolong impresif dengan mengantarkan tim raksasa Riyadh tersebut menembus babak perempat final. Al Hilal sukses menahan imbang Real Madrid 1-1 di fase grup serta menyingkirkan Manchester City lewat skor 4-3 pada babak 16 besar sebelum akhirnya dijegal Fluminense 1-2.
Di panggung domestik sepanjang musim 2025-2026, rapor Inzaghi terbilang mentereng berkat keberhasilan merengkuh trofi Piala Raja. Al Hilal juga masih memelihara asa untuk mengunci gelar juara liga domestik.
Saat ini Al Hilal masih tertinggal dua poin dari Al Nassr. Mereka berharap Cristiano Ronaldo dan kolega terpeleset di pekan pamungkas, sementara Al Hilal wajib memetik kemenangan demi mengawinkan gelar musim ini.
Sayangnya, performa impresif di kompetisi lokal gagal menular ke panggung Liga Champions Asia karena mereka harus tersingkir prematur di babak 16 besar. Padahal, Al Hilal sempat tampil perkasa dengan memuncaki klasemen fase liga tanpa tersentuh kekalahan melalui hasil tujuh kali menang dan sekali imbang.
Langkah mereka terhenti secara dramatis oleh Al Sadd lewat babak adu penalti yang berakhir dengan skor 2-4 setelah kedua tim bermain imbang 3-3 sepanjang waktu normal.