Helfi Kardit Sajikan Horor Malam Keramat di ANTV 13 Mei 2026

Helfi Kardit Sajikan Horor Malam Keramat di ANTV 13 Mei 2026

Layar kaca Indonesia kembali diwarnai dengan tayangan horor mencekam lewat karya sutradara Helfi Kardit bertajuk Malam Keramat. Film yang pertama kali dirilis pada tahun 2024 ini dijadwalkan tayang di stasiun televisi ANTV pada Rabu, 13 Mei 2026, pukul 21.30 WIB.

Dilansir dari Suara, Malam Keramat menjadi momentum kembalinya Helfi Kardit ke genre horor atmosferik yang pernah ia populerkan lewat film Hantu Bangku Kosong. Karya ini mengombinasikan elemen kejutan dengan eksplorasi ambisi manusia yang bersinggungan dengan kekuatan gaib kuno.

Alur cerita berfokus pada karakter Dini, seorang agen properti yang sedang hamil tua dan diperankan oleh Frederika Cull. Di tengah tekanan pekerjaan dan situasi ekonomi yang sulit, Dini harus memasarkan sebuah rumah mewah yang lokasinya sangat terisolasi dari pemukiman warga.

Malapetaka dimulai ketika kunjungan Dini ke properti tersebut bertepatan dengan Malam Keramat. Momen ini digambarkan sebagai waktu saat batas antara dunia nyata dan dimensi mistis menipis, memicu serangkaian gangguan luar biasa.

Ancaman yang dihadapi Dini ternyata tidak hanya berasal dari makhluk halus. Di lokasi yang sama, muncul pasangan suami istri bernama Ranu yang diperankan Amagerald dan Jani yang dimainkan Kenya Nindia.

Keduanya menyusup ke dalam rumah dengan misi mencuri emas milik penghuni lama bangunan tersebut. Situasi kian pelik saat mereka menyadari bahwa rumah itu menyimpan rahasia kelam berupa ritual ilmu hitam yang belum selesai dan sosok nenek misterius yang menuntut tumbal.

Kualitas Akting dan Teknis Produksi

Penampilan Frederika Cull dalam film ini menjadi salah satu aspek yang banyak mendapat sorotan positif. Mantan Puteri Indonesia tersebut dinilai berhasil membawakan karakter wanita karier yang gigih sekaligus rapuh saat menghadapi ancaman nyawa di tengah kondisinya yang sedang mengandung.

Samuel Rizal yang berperan sebagai Arya, suami Dini, turut memberikan kontribusi sebagai penyeimbang narasi. Meski durasi kemunculannya terbatas, Samuel mampu menampilkan sisi protektif seorang suami yang menambah ketegangan dalam adegan pelarian mereka.

Dari sisi penyutradaraan, Helfi Kardit memanfaatkan latar ruang sempit untuk menciptakan efek klaustrofobia yang menekan psikologis penonton. Penggunaan pencahayaan minimal dan palet warna gelap memperkuat kesan angker pada bangunan yang menjadi lokasi utama film.

Aspek teknis seperti tata rias karakter hantu nenek juga mendapat apresiasi karena menggunakan efek praktis dibandingkan ketergantungan pada CGI. Pendekatan tradisional ini memberikan hasil yang terasa lebih organik dan memberikan nuansa mengerikan yang lebih nyata bagi pemirsa.

Artikel terkait

Rekomendasi