Sinopsis Film Stratton Aksi Agen SBS Melawan Teror Biokimia di Trans TV

Sinopsis Film Stratton Aksi Agen SBS Melawan Teror Biokimia di Trans TV

Film aksi spionase asal Britania Raya berjudul Stratton dijadwalkan tayang di layar kaca Trans TV pada Kamis, 14 Mei 2026, pukul 23.00 WIB. Disutradarai oleh Simon West, film yang dirilis perdana pada 2017 ini merupakan adaptasi dari novel karya Duncan Falconer.

Dilansir dari Suara, Stratton mencoba menghadirkan perspektif berbeda dalam genre thriller intelijen dengan menyoroti satuan elit Special Boat Service (SBS). Fokus cerita berpusat pada karakter John Stratton, seorang agen tangguh yang diperankan oleh Dominic Cooper.

Kisah bermula saat John Stratton dan rekannya, Marty yang diperankan Tyler Hoechlin, menjalani misi berbahaya di Iran. Mereka ditugaskan menyusup ke laboratorium rahasia untuk menghentikan pencurian senjata biokimia yang sangat berbahaya.

Operasi tersebut tidak berjalan mulus dan justru berakhir dengan tragedi bagi tim mereka. Marty mengalami luka parah hingga kehilangan nyawa, sementara kelompok musuh berhasil melarikan diri dengan membawa virus mematikan tersebut.

John Stratton segera mengidentifikasi dalang di balik peristiwa tersebut adalah Grigory Barovsky. Barovsky merupakan mantan agen Soviet yang selama dua dekade terakhir dianggap sudah meninggal dunia oleh otoritas intelijen internasional.

Upaya Mencegah Serangan di London

Barovsky, yang diperankan oleh Thomas Kretschmann, berencana membalas dendam kepada musuh lamanya dengan menebar virus menggunakan teknologi drone. Target serangan tersebut adalah pusat kota London yang padat penduduk.

Guna menghentikan ancaman pemusnah massal ini, Stratton membentuk tim baru yang melibatkan agen Amerika bernama Hank. Mereka juga mendapatkan dukungan operasional dari markas pusat melalui karakter Cummings dan atasan mereka, Sumner.

Pengejaran intensif dilakukan mulai dari Roma hingga jalanan London untuk menghentikan Barovsky sebelum waktu habis. Dominic Cooper tampil sebagai sosok pahlawan aksi yang dingin namun menyimpan beban emosional akibat kegagalan misinya di awal cerita.

Karakter Pendukung dan Estetika Film

Film ini juga melibatkan sejumlah aktor populer lainnya seperti Tom Felton yang berperan sebagai petugas administrasi intelijen di balik meja. Kehadiran Austin Stowell sebagai Hank memberikan dinamika gaya bertarung yang berbeda dalam tim Stratton.

Simon West, yang sebelumnya dikenal lewat karya besar seperti Con Air, menonjolkan beberapa adegan kejar-kejaran di air yang sesuai dengan latar belakang SBS. Meskipun memiliki anggaran yang berbeda dari film spionase blokbuster lainnya, Stratton tetap menawarkan ketegangan khas thriller tahun 90-an.

Visual film ini sering dianggap menyerupai produksi televisi berkualitas tinggi dengan fokus pada aksi yang lebih membumi. Performa solid para pemainnya menjadi daya tarik utama dalam mengikuti perlombaan melawan waktu demi menyelamatkan ribuan nyawa di ibu kota Inggris tersebut.

Artikel terkait

Rekomendasi