Keluarga pewaris konglomerat asal Thailand kini tengah menjadi sorotan publik akibat munculnya skandal dugaan pelecehan seksual. Kasus ini melibatkan dua anak dari pendiri merek minuman bir Singha, yaitu Siranudh dan kakaknya, Sunit.
Siranudh mengaku telah menjadi korban pelecehan yang dilakukan oleh kakak kandungnya sendiri. Isu ini langsung memicu kehebohan, terlebih karena Sunit berstatus sebagai suami dari aktris populer Thailand bernama Mild.
Seperti dikutip dari Wolipop, kontroversi yang semakin memanas ini berdampak langsung pada rumah tangga Sunit dan Mild. Hubungan pernikahan yang baru berjalan selama satu tahun tersebut dikabarkan mengalami guncangan hebat.
Aktris Mild mengumumkan keputusan untuk menjauhkan diri secara sementara dari suaminya akibat pusaran kontroversi tersebut. Ia juga menghapus sejumlah unggahan di media sosial, langkah yang dinilai publik sebagai upaya menjaga jarak dari masalah keluarga itu.
Prahara ini mulai mencuat ke publik setelah Siranudh hadir dalam program Topic Pursuit di stasiun televisi Channel 3 Thailand. Dalam acara tersebut, ia secara emosional membeberkan trauma mendalam yang selama ini dipendam di dalam lingkungan keluarga besarnya.
Siranudh menjelaskan bahwa dirinya terpaksa bungkam selama bertahun-tahun karena mengikuti didikan sang kakek. Mendiang kakeknya memegang prinsip kuat bahwa seluruh anggota keluarga wajib saling melindungi dari mata publik.
Namun setelah sang kakek wafat, Siranudh mulai menyadari adanya pergeseran nilai di dalam keluarganya. Ia merasa lingkungan terdekatnya telah dikuasai oleh pengaruh kekuasaan, uang, serta konflik internal yang merusak hubungan persaudaraan.
Perselisihan tersebut semakin meruncing ketika terjadi perebutan aset terkait masalah tanah dan warisan. Siranudh menuduh anggota keluarga lain sengaja memanfaatkan saudaranya sendiri untuk menjadi saksi yang menyudutkan dirinya di persidangan.
Selain perselisihan dengan sang kakak, Siranudh juga mengungkap pengalaman kelam masa kecilnya yang melibatkan mantan pengasuh. Ia mengaku pernah dilecehkan oleh pengasuh tersebut dan sempat mengadukan kejadian itu kepada ibunya demi mencari perlindungan.
Respons sang ibu justru memicu kekecewaan mendalam karena meminta Siranudh untuk menutup rapat insiden tersebut dari publik. Situasi kian memburuk setelah pihak keluarga memutuskan untuk mempekerjakan kembali pengasuh yang bersangkutan.
Krisis keluarga ini semakin memuncak setelah sebuah rekaman suara yang diduga berisi konfrontasi antara Siranudh dan Sunit bocor di internet. Keberadaan file audio inilah yang mendorong Mild untuk menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.
Siranudh yang juga dikenal sebagai aktivis konservasi laut sebelumnya sempat mengunggah video pengakuan di Facebook. Pria berusia 29 tahun itu mengklaim telah dilecehkan oleh Sunit beberapa kali dalam rentang usia 12 hingga 24 tahun.
Siranudh menegaskan bahwa dirinya memegang bukti rekaman dari seluruh kejadian masa lalu tersebut. Ia juga menyatakan bahwa pihak keluarga sebenarnya mengetahui tindakan Sunit, namun memilih untuk tidak melakukan intervensi.
Hingga saat ini, seluruh tuduhan yang dilayangkan belum terbukti secara hukum dan belum ada putusan final dari pengadilan Thailand. Meski demikian, kasus ini telah bertransformasi menjadi salah satu skandal terbesar yang mengguncang kalangan jetset dan dunia hiburan.
Siranudh 'Psi' Scott dan Sunit 'Pi' Scott merupakan putra dari Chiranuj Bhirombhakdi. Mereka termasuk dalam klan Bhirombhakdi yang mengendalikan Boon Rawd Brewery, perusahaan raksasa yang memproduksi bir Singha, Leo, dan U Beer.
Dinasti bisnis Bhirombhakdi tercatat memiliki aset yang sangat besar di Thailand. Berdasarkan data tahun 2025, Singha Corporation melaporkan total kepemilikan aset mencapai sekitar 68,4 miliar Baht atau setara dengan Rp 36 triliun.
Selain mendominasi pasar minuman beralkohol, grup bisnis ini telah melakukan ekspansi ke berbagai sektor lain. Bisnis mereka kini mencakup lini produk air minum kemasan, minuman ringan, minuman energi, serta komoditas makanan seperti camilan rumput laut.