Sporting CP Bidik Joao Palhinha Jelang Bursa Transfer Musim Panas

Sporting CP Bidik Joao Palhinha Jelang Bursa Transfer Musim Panas

Klub asal Portugal Sporting CP menjadikan gelandang Bayern Munchen Joao Palhinha sebagai target utama bursa transfer menjelang musim 2026-2027 demi memperkuat lini tengah mereka. Langkah manajemen klub dan pelatih Rui Borges ini didorong oleh kebutuhan mendesak untuk menggantikan posisi kapten Morten Hjulmand yang diperkirakan bakal hengkang pada musim panas mendatang.

Berdasarkan laporan media Portugal A Bola, Palhinha menjadi buruan utama karena dinilai ideal untuk skema tim Sporting CP. Demi memuluskan kepindahan ke klub lamanya tersebut, gelandang berusia 30 tahun itu dikabarkan rela melakukan pengorbanan finansial besar dengan memotong gajinya saat ini yang mencapai 9 juta euro per tahun di Bayern Munchen hingga batas absolut.

Pihak Sporting CP sangat mengandalkan faktor emosional serta keinginan Palhinha untuk tinggal lebih dekat dengan keluarganya di Portugal. Manajemen The Lions kini terus berkomunikasi dengan perwakilan sang pemain dan menjajaki dua opsi transfer dari Bayern Munchen, yakni transfer langsung yang sesuai anggaran atau kesepakatan pinjaman dengan opsi pembelian di masa depan.

Palhinha sendiri baru saja menyelesaikan masa peminjaman selama satu musim di Tottenham Hotspur dengan mencetak tujuh gol dan dua asis dari 45 penampilan di semua kompetisi. Gelandang internasional Portugal tersebut menjadi sosok krusial yang membantu Lilywhites lolos dari degradasi Liga Primer Inggris lewat gol tunggalnya dalam kemenangan 1-0 atas Everton pada laga pamungkas tanggal 24 Mei 2026, sehingga Spurs berhasil mengamankan posisi ke-17.

Menurut laporan The Athletic, Bayern Munchen sebelumnya merekrut Palhinha dari Fulham pada Juli 2024 dengan nilai transfer 51 juta euro atau sekitar 45 juta poundsterling dengan kontrak hingga Juni 2028. Namun, ia tidak masuk dalam rencana taktis pelatih Vincent Kompany dan lebih sering dijadikan cadangan di Jerman dengan hanya tampil dalam 25 pertandingan, sebelum akhirnya dipinjamkan ke Spurs dengan kompensasi 5 juta euro pada Agustus 2025.

Di sisi lain, Tottenham Hotspur bukan satu-satunya peminat karena klub raksasa Turki Besiktas juga memantau situasi sang pemain secara ketat. Performa impresif Palhinha di Inggris membuat manajer Spurs Roberto De Zerbi mendesak pihak klub untuk mengaktifkan opsi pembelian permanen senilai 22 juta hingga 26 juta poundsterling (sekitar 30 juta euro).

De Zerbi menilai Palhinha memiliki karakter pemimpin yang andal dan sangat dibutuhkan oleh skuad Tottenham untuk proses pembangunan ulang tim pada musim depan.

"One hundred per cent; we have to start with those types of people," ujar Roberto De Zerbi, Pelatih Kepala Tottenham Hotspur saat menanggapi masa depan sang gelandang seperti dilansir dari goal.com.

Juru taktik asal Italia itu menambahkan bahwa dirinya ingin membangun tim yang kompetitif dengan menempatkan dua pemain berkualitas di setiap posisi bertanding.

"Yes I would like to keep him, 100 per cent." kata Roberto De Zerbi kepada media setelah pertandingan melawan Everton menurut laporan standard.co.uk.

Mantan pelatih Brighton tersebut menegaskan posisinya mengenai masa depan beberapa pemain pilar yang ada di dalam skuadnya saat ini.

"We have to start from these people. Before we speak about the players, we have to speak about the people." ucap Roberto De Zerbi.

Meskipun demikian, De Zerbi secara terbuka mengakui keinginannya agar sang pemain bertahan bersama beberapa nama lain di lini tengah Spurs.

"And we have to start. Then, I can't give the place for everyone in the first eleven. Because I want to build two players in each position." tutur Roberto De Zerbi.

De Zerbi juga menyamakan situasi Palhinha dengan pemain pilar lain yang ingin ia pertahankan di dalam tim.

"But for sure, I would like him to stay with me. Like Conor Gallagher and [Rodrigo] Bentancur, the same." jelas Roberto De Zerbi.

Di pihak lain, Palhinha yang tampil konsisten di bawah tiga pelatih berbeda di Spurs sempat mengutarakan kebahagiaannya selama berada di London Utara.

"Since the first day I arrived I feel at home. From the supporters, the crowd. Top club. Who doesn’t want to play for Tottenham and stay here? I have everything here. But this is like a marriage. What I can say to you is I would really like to be here and I enjoy it a lot this season with this club – even with it being a tough season." kata Joao Palhinha, Gelandang Bayern Munich dikutip dari tulisan The Guardian di cartilagefreecaptain.sbnation.com.

Pemain tengah tersebut tetap optimistis bahwa pengalaman dari musim yang penuh perjuangan ini akan memberikan dampak positif bagi perkembangan performa Tottenham ke depan.

"I think the next season will hopefully be really different and I truly believe," ujar Joao Palhinha.

Mantan pemain Fulham itu meyakini evaluasi menyeluruh dari performa musim ini akan membawa perubahan besar bagi klub.

"This season will help Tottenham for the future. Analyse the season, what we did wrong, what we did well and it will be a big improvement and a big relief after the season." pungkas Joao Palhinha.

Pernyataan senada juga sempat dimuat oleh Vivagoal, di mana Palhinha menyamakan hubungannya dengan Spurs seperti pernikahan yang kuat.

"Siapa yang tak ingin bermain untuk Tottenham dan bertahan di sini? Saya punya segalanya. Seperti halnya pernikahan, anda ingin di sini dan saya memiliki banyak pengalaman meski kami harus melalui musim yang sulit," urainya seperti diwartakan Goal International.

Palhinha meyakini seluruh elemen tim akan melakukan analisis mendalam untuk melakukan perbaikan besar setelah musim ini selesai.

"I feel it will be different for us next season and I believe. This season will help how Spurs behave. We need to analyze what went wrong and there needs to be a big improvement after this season is over," timpalnya.

Artikel terkait

Rekomendasi