Sporting Kansas City dijadwalkan menjamu New York Red Bulls di Stadion Children's Mercy Park atau Sporting Park pada Sabtu malam tanggal 23 Mei 2026 waktu setempat dalam laga lanjutan Major League Soccer.
Pertandingan ke-60 sepanjang sejarah kedua klub ini menjadi laga terakhir bagi kedua tim sebelum kompetisi kasta tertinggi sepak bola Amerika Serikat tersebut memasuki masa jeda panjang menjelang pergelaran Piala Dunia FIFA 2026.
Tuan rumah Sporting Kansas City saat ini berada di dasar klasemen Wilayah Barat dengan koleksi 11 poin, namun mereka bermodalkan dua kemenangan beruntun setelah sempat kalah telak 6-0 dari Portland Timbers. Dilansir dari beinsports.com, anak asuh Raphael Wicky tersebut berhasil bangkit dengan mengalahkan LA Galaxy 3-1 dan menundukkan Austin FC 2-1 pada laga terakhir.
"A week ago, obviously we were in a bad place and then the team and the boys showed up twice like that with two really, really brave and good performances, as a team. That really makes me really happy." ujar Raphael Wicky, Pelatih Kepala Sporting Kansas City.
Pencetak gol kemenangan Sporting Kansas City saat melawan Austin FC, Stephen Afrifa, menambahkan bahwa seluruh elemen tim berkomitmen untuk menutup periode sebelum jeda kompetisi ini dengan hasil yang maksimal.
"We're nearing the end before this little break we have and the whole story in the building has just been, let's close it out on a high and let's see what we can do to try to turn it around. The last two games have gone very well." kata Stephen Afrifa, Penyerang Sporting Kansas City.
Di kubu tim tamu, New York Red Bulls menempati peringkat keenam klasemen Wilayah Timur dengan raihan 19 poin dan membawa modal tidak terkalahkan dalam tiga pertandingan terakhir mereka. Berdasarkan laporan onnj.com, tim asuhan Michael Bradley ini memiliki rata-rata tembakan tepat sasaran sebesar 5,6 per pertandingan, yang menempatkan mereka di posisi kedua terbaik di MLS.
"We step on the field to play our football, to try to put the game on our terms, to be the team that can control the ball, to be the team that can play with the ball in the attacking part of the field, we try to be a team that is going to press as high as possible. That can win balls back quickly, that is hard to play against, and I thought what you saw [against NYCFC] was growth and maturity of the team, and so we have to continue to go in that direction." ujar Michael Bradley, Pelatih Kepala New York Red Bulls.
Berdasarkan laporan resmi tim, New York Red Bulls dipastikan tampil tanpa diperkuat oleh Emil Forsberg, Eric Maxim Choupo-Moting, dan Matthew Dos Santos yang mengalami cedera, sedangkan kubu tuan rumah kehilangan Kwaku Agyabeng dan Jansen Miller.