Layanan streaming musik Spotify mengalami gangguan teknis massal pada Senin, 19 Mei 2026, yang menyebabkan puluhan ribu pengguna di berbagai negara tidak dapat mengakses aplikasi dan memutar audio.
Situs pemantau gangguan Downdetector melaporkan adanya lonjakan laporan keluhan dari para pengguna yang dimulai sejak malam hari. Sebanyak lebih dari 20.000 laporan masuk sebelum pukul 11 malam waktu EST, setelah sebelumnya gangguan serupa juga sempat terjadi pada petang di hari yang sama.
Berdasarkan data Downdetector, sekitar 50 persen masalah terjadi pada aplikasi Spotify, sementara 20 persen pengguna tidak bisa terhubung ke server, dan 17 persen lainnya gagal memutar audio. Hingga saat ini belum ada kepastian mengenai lini masa penyelesaian masalah tersebut.
Masalah ini melengkapi rangkaian gangguan global yang sempat melanda Spotify sebelumnya pada 12 Mei 2026. Kala itu, laporan Downdetector mencapai hampir 7,000 keluhan sebelum pukul 8 malam dengan rincian keluhan berupa masalah aplikasi sebesar 54 persen, kendala koneksi server 18 persen, dan gangguan streaming audio 18 persen.
Pihak manajemen layanan streaming tersebut sempat memberikan respons melalui akun media sosial mereka saat gangguan pertengahan Mei terjadi.
"We're aware of some issues right now with the app and are checking them out." kata juru bicara Spotify melalui platform X.
Keluhan juga ramai diutarakan oleh para pengguna di media sosial yang merasa bingung atas tidak berfungsinya platform pemutar musik favorit mereka.
"Why and how is Spotify down? I’ve never experienced this before. I've had Spotify for as long as i can remember, but I’ve never experienced it before today." tulis salah satu pelanggan Spotify di platform X.
Sebagian pengguna lain justru memanfaatkan momentum tumbangnya aplikasi tersebut untuk melihat reaksi komunal dari sesama pendengar musik di seluruh dunia.
"Best thing about this platform is when an app stops working and you search 'is Spotify down?' and you see a bunch of people collectively losing their minds at once." tambah pengguna lainnya.
Sebelum gangguan ini terjadi, Spotify baru saja meluncurkan fitur bertajuk "Spotify 20: Your Party of the Year(s)". Melalui pembaruan tersebut, pengguna dapat melihat data riwayat musik pribadi seperti daftar 120 lagu teratas mereka dan lagu unik yang pertama kali didengar di aplikasi.
Sementara itu, laporan terpisah dari gvwire.com menunjukkan bahwa pada Senin, 18 Mei 2026, gangguan juga mencakup lebih dari 10.000 pengguna terdaftar hingga pukul 4 sore waktu PT. Untuk laporan gangguan terbaru ini, pihak Spotify belum memberikan keterangan resmi apa pun di akun X mereka.