Penyanyi Stevan Pasaribu resmi merilis karya musik terbaru berjudul Lama Tak Bermalam Minggu pada Rabu, 6 Mei 2026. Lagu ini menjadi potret kehidupan kaum dewasa yang terjebak dalam rutinitas pekerjaan namun menyimpan rasa sepi mendalam.
Karya ini menggambarkan keseharian seseorang yang menjalani jadwal padat sejak pagi hingga larut malam namun kembali ke rumah tanpa kehadiran orang lain. Dilansir dari Detikcom, rutininitas yang berulang tersebut memicu rasa kosong sekaligus harapan untuk dicintai.
Dalam keterangan pers pada Senin (11/5/2026), lagu tersebut dijelaskan menangkap fenomena orang-orang yang sibuk bekerja namun mendambakan kehangatan sederhana dari sebuah sambutan di rumah. Stevan juga melibatkan kolaborasi internasional dalam penggarapan musik ini.
Proses produksi dilakukan bersama Kennel Music, sebuah perusahaan musik yang berbasis di Stockholm, Swedia. Kerja sama ini menghadirkan nuansa segar melalui sisipan lirik berbahasa Inggris yang bertujuan memperkuat emosi serta kedalaman rasa dari lirik tersebut.
Visualisasi lagu melalui video musik menampilkan narasi seorang pria yang terjebak rutinitas tanpa jeda hingga bertemu dengan sosok wanita. Pertemuan yang tidak terduga itu perlahan mengubah suasana hidup tokoh utama dan membangkitkan kembali semangat untuk merasakan momen malam minggu.
Lama Tak Bermalam Minggu kini sudah tersedia dan dapat dinikmati oleh para pendengar melalui berbagai platform musik digital di seluruh Indonesia sejak pekan pertama Mei 2026.