Kelanjutan proses naturalisasi dua pemain keturunan, Luke Vickery dan Mitchell Baker, kini memasuki babak baru. Keduanya masih harus melewati tahapan penilaian dari jajaran pelatih Timnas Indonesia.
Dilansir dari Suara, Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menjelaskan bahwa status Warga Negara Indonesia untuk kedua pemain tersebut sangat bergantung pada keputusan pelatih kepala John Herdman. Tim pelatih ingin memantau langsung kemampuan mereka.
Langkah ini diambil guna memastikan kualitas dan potensi yang dimiliki Luke Vickery serta Mitchell Baker sesuai dengan kebutuhan tim. Proses pengamatan performa dipastikan tetap berjalan selama beberapa hari ke depan.
"Pertanyaan yang susah saya jawab, karena semua berproses," kata Sumardji kepada awak media.
"Dan berproses itu tentu kan kita akan melihat beberapa hari latihan ini seperti apa. Apakah sesuai dengan apa yang diinginkan oleh pelatih atau tidak," jelasnya.
Kehadiran Luke Vickery dan Mitchell Baker di Jakarta merupakan undangan langsung dari John Herdman. Pemanggilan ini bertujuan agar tim pelatih dapat melakukan pemantauan secara objektif di lapangan.
Meskipun demikian, kedua pemain keturunan ini tidak dipersiapkan untuk masuk ke dalam skuad terdekat. Mereka dipastikan absen saat Timnas Indonesia bersiap menghadapi Oman pada 5 Juni dan Mozambik pada 9 Juni dalam agenda FIFA Matchday.
"Memang kita ingin tahu seperti apa kedua pemain yang akan kita naturalisasi," ucap lelaki yang juga anggota Komite Executif (Exco) PSSI itu.
"Jadi, jadi kita melihat perkembangannya nanti beberapa hari latihan ini seperti apa. Apakah nanti memang sesuai dengan apa yang kita inginkan, yang pelatih inginkan atau tidak," sambungnya.
Sampai saat ini, tim pelatih masih terus melihat perkembangan performa kedua pemain selama sesi latihan. Oleh karena itu, pihak PSSI belum dapat memberikan kepastian mengenai percepatan proses naturalisasi mereka.
"Tentu, itu semua adalah proses pemanggilan, dilihat bagaimana perkembangan ke depannya seperti apa," pungkasnya.