Pasangan El Rumi dan Syifa Hadju menggelar pesta pernikahan meriah di Bali pada pekan pertama Mei 2026 setelah sebelumnya melangsungkan akad dan resepsi di Jakarta. Acara yang meliputi prosesi janji suci hingga pesta malam tersebut menyoroti penampilan Syifa yang mengenakan tiga busana berbeda, sebagaimana dilansir dari Wolipop.
Salah satu busana yang menarik perhatian adalah gaun mini yang dikenakan Syifa saat sesi after party. Gaun tersebut merupakan hasil rancangan desainer ternama Yogie Pratama yang mengusung konsep perpaduan teknik couture presisi dengan nilai estetika modern bagi sang mempelai wanita.
"Dibuat dengan sangat teliti melalui berjam-jam pengerjaan tangan, hiasan manik-manik perak tiga dimensi dan payet dibentuk menjadi gelombang berstruktur yang saling tumpang tindih, membalut tubuh dengan presisi sekaligus kelembutan. Setiap elemen ditempatkan untuk menciptakan kedalaman, pergerakan, dan kilau cahaya," tulis Yogie.
Yogie Pratama menjelaskan bahwa detail ornamen pada busana tersebut memiliki filosofi mendalam bagi perjalanan hidup pemakainya. Model gelombang tanpa ujung yang mengikuti lekuk tubuh sengaja dibuat untuk melambangkan sebuah cinta yang terus bergerak dan tidak akan pernah berhenti.
Rancangan tersebut menampilkan siluet strapless yang mempertegas garis bahu hingga pinggang secara elegan dengan struktur korset yang fleksibel. Efek kilau dari material manik-manik perak dan payet menciptakan tampilan yang berubah-ubah saat terkena cahaya, memberikan kesan hidup pada setiap pergerakan tubuh Syifa.
Melengkapi penampilannya yang modis, istri El Rumi tersebut mengenakan gaya rambut sleek bun dan sepatu hak tinggi model strappy stiletto berwarna putih. Sepatu mewah dengan detail tali melilit kaki tersebut diketahui merupakan koleksi dari brand ternama Rene Caovilla.
Alas kaki yang digunakan Syifa diperkirakan memiliki nilai jual sekitar Rp 31,3 juta. Penggunaan sepatu tersebut menyempurnakan kesan playful namun sensual dari potongan rok mini yang dipilih untuk menutup rangkaian acara pernikahan mereka di Pulau Dewata.