Taisei Marukawa Buka Peluang Naturalisasi demi Bela Timnas Indonesia

Taisei Marukawa Buka Peluang Naturalisasi demi Bela Timnas Indonesia

Pemain asing Dewa United, Taisei Marukawa, menyatakan kesiapannya untuk menjalani proses naturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia di Stadion Manahan, Solo, pada Sabtu (16/5/2026). Gelandang asal Jepang berusia 29 tahun tersebut bersedia membela Timnas Indonesia setelah kini resmi memenuhi persyaratan hukum untuk tinggal di tanah air selama lima tahun berturut-turut.

Marukawa pertama kali berkarier di sepak bola Indonesia pada Mei 2021 saat memperkuat Persebaya Surabaya sebelum akhirnya pindah ke Dewa United. Seluruh syarat administrasi terkait masa tinggal minimal kini sudah terpenuhi, namun ia mengakui proses perpindahan kewarganegaraan ini tetap membutuhkan peran aktif dari federasi sepak bola.

Peluang mengenai perpindahan kewarganegaraan tersebut dinilai oleh Marukawa masih terbuka bagi dirinya.

"Ya buat saya semuanya masih memungkinkah (peluang dinaturalisasi)," ujar Marukawa kepada BolaSport.com.

Pemain kelahiran Jepang ini menegaskan dirinya tidak bisa bergerak sendiri dan membutuhkan lampu hijau dari pemangku kepentingan sepak bola nasional.

"Jika mereka menginginkan, ya saya mau (bisa)," kata Marukawa.

Terkait keterlibatan manajemen klubnya saat ini dalam membantu proses administrasi, Marukawa enggan berspekulasi lebih jauh.

"Tapi saya tak bisa memutuskan sendiri mengenai hal ini," tutur Marukawa.

Ia menambahkan bahwa bantuan dari pihak luar akan sangat krusial dalam mempercepat impiannya mengenakan seragam skuad Garuda.

"Jika ada seseorang membantu, ya," kata Marukawa.

Sikap kooperatif ditunjukkan oleh sang gelandang terhadap segala prosedur hukum yang harus dilewati nantinya.

"Saya pikir saya membuka peluang (dinaturalisasi) tersebut," tambah Marukawa.

Saat dimintai kejelasan mengenai respons dari manajemen Dewa United terkait rencana tersebut, Marukawa meresponsnya dengan tawa.

"Ya, saya tidak tahu hahahaha," kata Taisei.

Kendati demikian, dirinya tetap menyimpan harapan agar proses ini mendapatkan titik terang dalam waktu dekat.

"Saya harap, saya harap," tambah Taisei.

Di luar urusan kewarganegaraan, konsentrasi Marukawa ikut terbagi menyusul kekalahan Dewa United dari Persis Solo yang mengancam posisi klub di empat besar klasemen. Posisi Dewa United kini terus ditempel ketat oleh tim pesaing seperti Persebaya Surabaya, Malut United, dan Bhayangkara FC.

Marukawa langsung memberikan kritik terhadap performa kolektif timnya pascapertandingan tersebut.

"Hari ini kita tidak cukup baik, kita harus bermain mendominasi," kata Marukawa.

Ia melihat banyaknya kesalahan sendiri menjadi penyebab utama kegagalan meraih poin penuh.

"Tetapi hari ini kami terlalu banyak kesalahan dan yeah, tidak cukup baik," ujar Marukawa.

Menghadapi sisa laga musim ini, ia menuntut kebangkitan tim demi mengamankan posisi di papan atas klasemen.

"Laga selanjutnya tentu kita menargetkan kemenangan," kata Marukawa.

Target menembus babak empat besar ditegaskan masih menjadi fokus utama bagi internal tim Dewa United.

"Saya percaya target saya dan klub adalah 4 besar," kata Marukawa.

Walakin, Marukawa juga menyadari posisi timnya di klasemen saat ini sangat bergantung pada hasil akhir dari para kompetitor.

"Saya pikir tergantung juga kepada Persebaya, jika mereka menang atau imbang maka sulit bagi kita," tutur Marukawa.

Untuk saat ini, seluruh penggawa Dewa United memilih fokus penuh menghadapi persiapan laga berikutnya tanpa memikirkan kalkulasi tim lain.

"Tapi kita hanya fokus pada laga kami selanjutnya," tambah Marukawa.

Artikel terkait

Rekomendasi