Karel Mainaky Targetkan Ganda Putri Tembus Semifinal Indonesia Open 2026

Karel Mainaky Targetkan Ganda Putri Tembus Semifinal Indonesia Open 2026

Pelatih Kepala Ganda Putri Karel Mainaky menetapkan target babak empat besar bagi sektor ganda putri dalam turnamen bulu tangkis Indonesia Open 2026 di Istora Senayan, Jakarta, pada 2 hingga 7 Juni mendatang.

Pengumuman target realistis tersebut dilansir dari Detik Sport pada Selasa (26/5/2026) di Pelatnas PBSI, Cipayung. Tim ganda putri Indonesia dipastikan menurunkan empat pasangan dalam turnamen berkategori Super 1000 tersebut.

Keempat pasangan yang akan bertanding adalah Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, serta Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine.

Kurangnya rasa percaya diri para atlet di lapangan menjadi alasan utama dibalik keputusan Karel untuk tidak mematok target juara secara langsung pada kompetisi ini.

"Ya karena saya lihat mereka ini memang dari latihan sudah maksimal, cuma keyakinan mereka yang masih kurang. Jadi saya lebih berusaha untuk meyakinkan mereka, maksudnya saya pasang target segini karena biar mereka yakin," kata Karel di Pelatnas PBSI, Cipayung, Selasa (26/5/2026).

Karel menilai kemampuan anak asuhnya sebenarnya sudah mampu bersaing dan mengalahkan para pemain yang berada di peringkat sepuluh besar dunia.

"Karena saya saja yakin sama mereka, jadi keyakinan ituyang kami masih butuh lagi ya, karena jika dilihat beberapa pemain terbaik top ten sudah bisa dilewati. Tinggal sekarang kan yang saya butuh mereka untukjuara lah ya. Tapi kita bicara riil saja lah." ujar Karel.

Evaluasi menyeluruh terus dilakukan oleh tim pelatih demi mendongkrak performa dan mentalitas bertanding para atlet menjelang turnamen bergengsi tersebut.

"Kalau dengan kondisi sekarang kita mau langsung bilang mereka juara, kita enggak bisa. Kalau bisa juara ya, amin," tambahnya.

Hingga saat ini, pihak tim pelatih masih mengidentifikasi kendala psikologis yang mengganjal kepercayaan diri para pemain saat mengeksekusi pukulan di lapangan.

"Ya, kadang-kadang kalau saya mengobrol sama mereka, masih ada yang, 'Oh, kita bisa beginipun?' Kadang-kadang ada yang kayak pukulan bagus mereka pun ada yang mereka billing, "Loh, saya bisa begini gitu?" Loh, memang lu bisa gitu," ujarnya.

Karel yang baru menjabat selama satu setengah tahun sebagai pelatih kepala berkomitmen untuk terus mengurai permasalahan mental bertanding ini secara bertahap.

"Jadi ada di faktor-faktor situ yang saya enggak tahu ya. Kan saya juga baru setahun setengah (jadipelatih) ini kan. Nah itu maksudnya sebelum-sebelumnya itu kenapa sampai mereka bisa begitu saya juga nggak, enggak ini. Jadi saya lagi kupas secara pelan-pelan," kata Karel.

Artikel terkait

Rekomendasi