Tariq Sektioui Jalani Debut Bersama Oman Hadapi Timnas Indonesia

Tariq Sektioui Jalani Debut Bersama Oman Hadapi Timnas Indonesia

Pelatih anyar Timnas Oman asal Maroko, Tariq Sektioui, bersiap menjalani pertandingan resmi pertamanya saat bersua Timnas Indonesia. Laga uji coba internasional tersebut bakal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat (5/6/2026).

Pertandingan dalam agenda FIFA Matchday Juni ini menjadi ajang pembuktian awal bagi proyek jangka panjang yang tengah dirancang Tariq Sektioui bersama skuad berjuluk Al-Ahmar. Dilansir dari Suara, media Oman Al Watan menyebut Indonesia merupakan lawan ideal untuk menguji kapasitas para pilar muda yang baru menembus tim senior.

"Pertandingan besok dianggap sebagai pengalaman yang sangat kuat dan menarik, terutama karena tim Indonesia menunjukkan level teknis yang sangat baik di kualifikasi Piala Dunia terakhir, mencapai babak play-off sebelum tersingkir oleh Arab Saudi dan Irak," tulis Al Watan dalam artikelnya.

Arsitek tim berusia 48 tahun tersebut memproyeksikan laga ini sebagai sarana evaluasi menyeluruh sebelum mendampingi Oman di ajang Gulf Cup 27 dan Piala Asia 2027. Di sisi lain, Tariq Sektioui menegaskan misinya untuk menjaga catatan apik Oman ketika bersua skuad Garuda.

"Tentu saja, sudah sangat lama Indonesia tidak menang melawan Oman, dan dari sisi kami, kami akan mencoba untuk memperpanjang periode tersebut," tegas Tariq Sektioui.

Kekuatan lini serang Oman diprediksi meningkat seiring hadirnya sejumlah pemain yang merumput di kompetisi luar negeri. Beberapa di antaranya adalah Khaled Al-Buraiki yang berkarier di Republik Ceko, serta Issam Al-Subhi yang baru saja mengamankan gelar juara di Liga Irak.

Tariq Sektioui memandang duel kontra anak asuh John Herdman sebagai panggung yang tepat guna menakar kesiapan armadanya. Selain dipicu oleh peningkatan kualitas permainan tim tuan rumah, atmosfer suporter di Stadion Utama Gelora Bung Karno turut menjadi perhatiannya.

Dukungan masif dari para pendukung Indonesia dinilai bukan sekadar pemanis tribun, melainkan motor penggerak ekstra yang memberikan energi besar bagi tim Garuda. Hasil akhir dari laga ini nantinya bakal menjadi rapor penting bagi Tariq Sektioui dalam merancang fondasi skuad menuju kualifikasi Piala Dunia 2030.

Oman Datang dengan Skuad Tidak Lengkap

Kendati demikian, kubu tamu dipastikan kehilangan beberapa pilar penting yang kerap mengisi susunan pemain utama. Arshad Al-Alawi, Thani Al-Rashidi, dan Salah Al-Yahyaei terpaksa diparkir akibat dibekap cedera.

Satu pemain lain, Abdulrahman Al-Mashifri, juga berhalangan hadir lantaran jadwal pertandingan bertepatan dengan hari pernikahannya. Situasi pincang ini dapat menjadi celah yang menguntungkan bagi Timnas Indonesia untuk memutus tren negatif setiap kali bersua Oman.

Walau kehilangan beberapa nama besar, Oman tetap menyertakan barisan pemain berpengalaman demi menambal kekosongan posisi tersebut. Sementara itu, John Herdman diyakini telah menyiapkan taktik khusus untuk membongkar pertahanan rapat yang menjadi ciri khas tim-tim asal Timur Tengah.

Ketajaman barisan depan Indonesia serta kedisiplinan transisi saat bertahan diprediksi menjadi faktor kunci di lapangan. Kehadiran puluhan ribu suporter di stadion diharapkan mampu memompa motivasi skuad Garuda demi mendulang poin dan mendongkrak peringkat FIFA.

Artikel terkait

Rekomendasi