Mikail Edwin dan Dhea Seto Perankan Teater Musikal Habibie Ainun

Mikail Edwin dan Dhea Seto Perankan Teater Musikal Habibie Ainun

Pertunjukan teater musikal bertajuk Sayap Cinta Habibie & Ainun sukses diselenggarakan di Teater Besar, Taman Ismail Marzuki (TIM), pada Jumat, 8 Mei 2026. Lakon ini menyoroti perjalanan hidup Bacharuddin Jusuf Habibie dan Hasri Ainun Besari dalam pengabdian mereka kepada Indonesia.

Antusiasme masyarakat terhadap pementasan ini terlihat dari keterisian seluruh kursi penonton, baik di lantai atas maupun lantai bawah teater. Dilansir dari Suara, narasi dimulai dengan monolog yang dibawakan oleh Mikail Edwin Rizki yang berperan sebagai Rudy Habibie mengenai masa remajanya.

Panggung ini juga memperkenalkan latar belakang keluarga Habibie melalui kehadiran karakter sang ibu, Tuti Marini Puspowardojo, yang diperankan oleh Maudy Koesnaedi. Melalui dialog dan panggilan khusus, penonton diberikan informasi mengenai silsilah keluarga Habibie yang berasal dari etnis Bugis-Gorontalo dan ningrat Yogyakarta.

Maudy Koesnaedi menampilkan kemampuan vokal dalam sebuah adegan yang menyampaikan pesan mendalam kepada sang putra mengenai perjuangan hidup.

"Tidak ada perjuangan yang sia-sia jika kau bertahan hidup. Jika dunia terasa terlalu berat. Mami di sini menemanimu," ucap Maudy, pemeran Tuti Marini Puspowardojo.

Alur cerita kemudian beralih pada pertemuan ikonik antara Habibie dan Ainun yang terjadi pada malam takbiran tahun 1962. Dhea Seto, yang memerankan sosok Ainun, turut menunjukkan kepiawaian bernyanyi dan menari dalam momen-momen emosional selama pertunjukan berlangsung.

Kisah ini menggambarkan transisi kehidupan pasangan tersebut dari masa sulit saat merantau di Jerman hingga keputusan krusial untuk kembali ke tanah air. Habibie diceritakan sempat merasa bimbang dalam memilih antara karier di Jerman atau menjawab panggilan negara untuk membantu bangsa Indonesia.

Dalam narasi tersebut, Ainun tampil sebagai pendukung utama yang memastikan Habibie tetap teguh pada prinsip dan kepribadiannya meski memikul tanggung jawab besar bagi negara. Pementasan ini menitikberatkan pada kesetiaan Ainun yang selalu mendampingi setiap langkah perjuangan suaminya.

Artikel terkait

Rekomendasi