Lini pertahanan Persija Jakarta dipastikan mengalami perubahan untuk kompetisi mendatang. Bek tengah asal Brasil, Thales Lira, secara resmi mengumumkan perpisahannya dengan klub berjuluk Macan Kemayoran setelah bergulirnya Super League 2025/2026.
Pemain berusia 33 tahun tersebut sebelumnya merapat ke Ibu Kota dengan status pinjaman dari Arema FC. Pengumuman menyentuh mengenai selesainya masa bakti ini disampaikan langsung oleh sang pemain lewat akun media sosial, seperti dikutip dari Suara.
Selama satu musim berseragam Persija Jakarta, Thales Lira tercatat tampil dalam 20 pertandingan. Dirinya menjadi salah satu pilar yang dipercaya oleh pelatih Mauricio Souza untuk mengawal area pertahanan bersama kapten tim, Rizky Ridho.
Meskipun masa depannya di Jakarta sudah dipastikan selesai, kepastian mengenai klub baru sang pemain masih teka-teki. Pemain pertahanan ini mengaku belum menentukan kelanjutan kariernya, termasuk peluang untuk kembali memperkuat Arema FC.
"Hari ini menandai berakhirnya musim ini," kata Thales Lira di Instagram klub.
Mantan penggawa PSS Sleman ini mengungkapkan bahwa dirinya memperoleh banyak pengalaman berharga selama membela Macan Kemayoran. Atmosfer kompetisi yang penuh tekanan tinggi menjadi tantangan tersendiri yang harus dihadapinya.
"Banyak momen di mana kekuatan, keseimbangan, dan kepribadian dibutuhkan untuk tetap teguh," kata Thales Lira.
Ia juga menyatakan selalu berupaya menampilkan performa maksimal di lapangan hijau. Hal tersebut tetap dilakukannya meskipun sempat menerima kritik dari kelompok pendukung.
"Tidak semuanya terlihat dari luar, tetapi Tuhan tahu setiap pertempuran yang diperjuangkan dalam diam."
"Bahkan di tengah kesulitan, profesionalisme, karakter, dedikasi, dan komitmen terhadap jersey ini tidak pernah goyah," kata eks pemain PSS Sleman itu.
Thales Lira kemudian membagikan pandangannya mengenai makna menjadi seorang pemimpin saat tim berada dalam situasi yang tidak mudah. Menurutnya, tanggung jawab besar harus tetap diemban di tengah berbagai tekanan eksternal.
"Menjadi seorang pemimpin bukan hanya tentang hadir di saat-saat baik. Ini tentang menjaga ketenangan ketika segala sesuatu mencoba menggoyahkan Anda."
"Ini tentang terus bekerja dalam diam, bahkan ketika ada orang yang menentang pertumbuhan Anda," kata Thales Lira.
Walau durasi kebersamaannya terhitung singkat, legiun asing ini mengaku bangga bisa berkontribusi bagi sejarah klub. Persija Jakarta berhasil menyudahi kompetisi Super League 2025/2026 di peringkat ketiga dengan raihan 71 poin.
"Saya mengalami momen-momen istimewa, menghadapi tantangan besar, dan saya pergi dengan lebih kuat setelah semua yang telah diberikan musim ini kepada saya."
"Terima kasih kepada Persija atas kesempatan untuk menjadi bagian dari kisah ini.Merupakan suatu kehormatan untuk membela warna-warna ini dan mengenakan jersey ini," tutupnya.