Kebijakan radikal Thomas Tuchel langsung memakan korban besar sebelum skuad resmi Tiga Singa diumumkan ke publik. Langkah berani sang pelatih mencerminkan perubahan total dalam hierarki pertahanan tim nasional Inggris.
Seperti diberitakan oleh Suara, bek senior Harry Maguire dipastikan kehilangan tempatnya menjelang turnamen akbar musim panas ini. Keputusan taktis sang manajer tampaknya lebih memilih regenerasi total untuk strategi barunya.
Maguire meluapkan isi hatinya secara terbuka melalui media sosial pribadinya pada Kamis malam WIB. Pemain berusia 33 tahun itu tidak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya atas vonis sepihak tersebut.
"Saya yakin bisa memainkan peran besar untuk negara saya musim panas ini setelah musim yang saya jalani. Saya terkejut dan sangat kecewa dengan keputusan ini," tulis bek berusia 33 tahun itu.
Meskipun memendam kekecewaan yang mendalam, profesionalisme mantan kapten Setan Merah tersebut tetap terjaga. Ia tetap memberikan dukungan moral penuh kepada rekan sejawatnya yang berangkat bertanding.
"Saya berharap para pemain mendapat yang terbaik," demikian tulis Maguire dalam unggahan yang sama.
Pencoretan ini terasa ironis mengingat sang pemain baru saja menemukan kembali performa terbaiknya di level domestik. Kehadirannya di bawah asuhan Michael Carrick menjadi pilar penting kebangkitan lini belakang klubnya.
Secara statistik, kontribusi nyata sang pemain di level klub musim ini sebenarnya tergolong sangat impresif. Ia berhasil mengemas 24 performa solid dan mengamankan posisi zona elite Eropa untuk timnya.
Pencoretan ini menjadi pukulan telak mengingat rekam jejak historis sang pemain yang sangat mumpuni. Ia tercatat sudah mengoleksi 66 penampilan internasional dan selalu menjadi pilihan utama pada dua edisi Piala Dunia sebelumnya.
Sementara itu, persiapan tim nasional terus berjalan tanpa kehadiran sang bek senior di lini pertahanan. Laga perdana fase Grup L akan langsung menguji ketangguhan tembok baru pertahanan tanpa komando sang pemain senior.
Timnas Inggris dijadwalkan bersua Kroasia pada 18 Juni di kota Dallas sebagai ujian pembuka. Petualangan internasional Tiga Singa kemudian bakal berlanjut di Boston untuk menantang kekuatan wakil Afrika, Ghana, pada 24 Juni.
Fase krusial babak grup ini akan ditutup dengan menghadapi tantangan Panama pada 28 Juni di New Jersey.