Platform microblogging milik Meta, Threads, secara resmi memperkenalkan desain dan logo terbarunya. Langkah ini diambil sebagai strategi Meta dalam membangun citra Threads sebagai aplikasi yang mandiri dan kompetitif di masa depan.
Perubahan yang paling mencolok terlihat pada tipografi logo yang kini menggunakan format miring (italic) dengan efek tebal (bold). Hal ini sangat kontras dengan desain sebelumnya yang mengandalkan garis tipis melingkar menyerupai tulisan tangan.
Selain perubahan visual, Threads kini sepenuhnya menggunakan huruf kecil (@threads) dalam pendekatan tipografinya. Seperti dilansir dari Tekno, desain lama sebelumnya masih menyertakan huruf kapital pada awal nama.
Pemimpin Desain Threads, Christopher Clare, menjelaskan bahwa bentuk miring pada logo baru tersebut merupakan representasi dari energi yang terus bergerak maju. Hal ini mencerminkan dinamika percakapan yang terjadi di dalam platform.
Penggunaan efek tebal atau boldness sengaja dipilih untuk memberikan penegasan bahwa Threads kini memiliki kehadiran ikonik yang berbeda dari Instagram. Visi mengenai kecepatan juga menjadi landasan utama dalam perombakan estetika ini.
Kepala Threads, Connor Hayes, menekankan bahwa identitas baru ini bertujuan menyelaraskan visual dengan visi fungsional platform tersebut.
"Kami ingin merek Threads terasa seperti produk yang dibuat untuk percakapan, selalu bergerak. Ini cepat, jelas, dan jelas milik kita," ungkap Conor sebagaimana dikutip dari Tekno.
Menuju Era Aplikasi Mandiri
Perombakan desain yang dilakukan selama beberapa bulan terakhir ini menjadi representasi dari pengalaman pengguna yang ingin ditawarkan Threads. Setelah hampir tiga tahun beroperasi, platform ini berupaya melepaskan diri dari bayang-bayang sebagai produk sampingan.
"Sudah hampir 3 tahun sejak Threads diluncurkan, pada dasarnya sebagai produk sampingan dari Instagram. Jadi, kami akan mendapatkan pembaruan yang lebih mencerminkan merek dan arahnya, (yaitu) era baru yang berdiri sendiri," kata Clare.
Perbedaan bobot visual antara Threads dan Instagram diharapkan membantu pengguna membedakan kedua aplikasi tersebut dengan lebih mudah. Keduanya kini dipandang memiliki pondasi dan karakter yang unik satu sama lain.
"Pembaruan ini mempertahankan momentum ke depan, dan bobot yang membedakan dari Instagram akan membantu (Threads) bertahan sendiri di samping ikon aplikasi yang lain," ujar Clare.
Pertumbuhan Pengguna dan Persaingan Global
Sejak diperkenalkan pada Juli 2023, Threads diposisikan sebagai pesaing utama bagi platform X. Hingga saat ini, Threads telah berhasil menjaring sekitar 400 juta pengguna aktif bulanan di seluruh dunia.
Angka tersebut mulai mendekati pencapaian platform X yang mencatatkan 600 juta pengguna aktif bulanan. Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa Threads telah memantapkan posisinya dalam ekosistem media sosial berbasis teks dan percakapan waktu nyata.
Meskipun belum ada rincian teknis mengenai pemisahan akun sepenuhnya, visi Threads mengisyaratkan kemungkinan pendaftaran akun yang benar-benar terlepas dari ekosistem Instagram di masa mendatang.
CEO Meta, Mark Zuckerberg, secara konsisten menyatakan ambisinya untuk menjadikan Threads sebagai aplikasi besar berikutnya dengan target miliaran pengguna global.