Tim Basket Eagles UPH Borong Medali Regional Jakarta 2026

Tim Basket Eagles UPH Borong Medali Regional Jakarta 2026

Konsistensi performa dan kepaduan tim membawa hasil positif bagi tim basket putra dan putri Eagles UPH dalam kompetisi Campus League Basketball Regional Jakarta 2026. Seperti diberitakan oleh Medcom, turnamen ini berlangsung pada 24–31 Mei 2026 di UPH Basketball Court, Kampus Lippo Village, Karawaci, Tangerang.

Tim putra Eagles UPH sukses mengamankan posisi pertama di Regional Jakarta sekaligus membawa pulang medali emas. Pada sisi lain, tim putri menyudahi kompetisi di peringkat kedua dengan raihan medali perak. Melalui hasil ini, kedua tim berhasil mengantongi tiket untuk melaju ke babak The Nationals.

Executive Director of UPH Sport yang juga bertindak sebagai Head Coach Tim Basket Putra Eagles UPH serta Sports Advisor Yayasan Pendidikan Pelita Harapan (YPPH), Dr. Stephen Lester Metcalfe, menyatakan bahwa dirinya tidak memberikan beban target juara kepada tim. Hal terpenting bagi para pemain adalah menyajikan performa paling maksimal pada setiap laga.

“Tim putra dan putri kami harus bisa masuk Final Four (semifinal). Tidak ada alasan untuk tidak bisa. Setelah itu, kita tinggal melihat mereka bertanding dan tim terbaik yang akan menang,” ujar Dr. Metcalfe yang akrab disapa Coach Met.

Perubahan komposisi skuad putra diakui oleh Coach Met setelah beberapa pemain pilar lulus dan menempuh jalur lain atau memulai karier profesional. Walakin, situasi tersebut dinilai justru merekatkan kekuatan tim menjadi lebih padu.

“Kami memang kehilangan beberapa pemain dan mungkin jumlah talenta yang dimiliki tidak sebanyak sebelumnya. Namun, kami punya tim yang sangat solid dan saya sangat antusias melihat perkembangan mereka,” katanya.

Sistem pembinaan di Eagles UPH disebut tidak sekadar bertumpu pada kecakapan teknis di lapangan. Coach Met menjelaskan bahwa pembentukan karakter beserta nilai spiritual menjadi fokus utama dalam membina para atlet.

“Kami ingin para pemain tampil maksimal secara fisik, tetapi juga menunjukkan karakter serta nilai-nilai spiritual dalam kehidupan mereka. Kami ingin unggul dalam dua hal, yaitu kuat secara rohani, memuliakan Tuhan dalam setiap hal yang dilakukan, sekaligus berusaha menjadi yang terbaik secara fisik di lapangan,” jelasnya.

Catatan impresif ditunjukkan oleh tim putra maupun putri Eagles UPH sejak bergulirnya fase grup. Kedua tim menyapu bersih seluruh laga penyisihan tanpa tersentuh kekalahan hingga menembus partai puncak.

Tim putra mengawali fase grup dengan menumbangkan Universitas Esa Unggul (76-61), dilanjutkan kemenangan atas Universitas Indonesia (80-41), dan menutupnya lewat keunggulan telak atas Universitas Riau (72-24). Tren kemenangan berlanjut pada babak semifinal setelah mengalahkan Universitas Trisakti dengan kedudukan 74-55.

Tim putri juga menorehkan performa apik dengan mengalahkan Universitas Esa Unggul (71-56), menang tipis atas Universitas Budi Luhur (46-45), serta menundukkan Universitas Indonesia (56-29). Tiket final diraih usai menyingkirkan Perbanas Institute dengan skor 51-37 di semifinal.

Pada laga final, tim putra Eagles UPH mengunci gelar Juara Regional Jakarta setelah menundukkan Universitas Bina Nusantara (Binus) dengan skor 67-55. Sebaliknya, tim putri harus puas menempati posisi runner-up setelah kalah dari Binus dengan skor 37-47.

Kapten tim basket putra Eagles UPH yang merupakan mahasiswa Hukum angkatan 2022, Aaron Nathanael, menyebut keberhasilan ini disokong oleh program pembinaan berkelanjutan dari UPH, bukan sekadar faktor kemampuan individu. Budaya latihan yang dirancang oleh UPH Sport Department dinilai mampu menjaga konsistensi tim.

“UPH Sport Department ini membuat culture di mana tahun ke tahun kita selalu melakukan konsep latihan yang sangat baik. Jadi menurut saya kunci keberhasilan ini karena satu kesatuan antara mindset dari pelatih, pemain, dan support semua pihak,” ujar Aaron.

Aaron menambahkan bahwa seluruh tim langsung mengalihkan fokus untuk menghadapi The Nationals yang mempertemukan tim-tim terbaik dari berbagai regional di Indonesia.

“Kami punya satu minggu persiapan untuk The Nationals, dan kami pasti bakal latihan 100 persen lebih keras. Jadi kita pasti sangat mempersiapkan semuanya,” katanya.

Persiapan matang sejak akhir tahun lalu menjadi kunci keberhasilan tim menurut pandangan Alexander Ralphael Kusnoatmaja, penggawa tim putra sekaligus mahasiswa Psikologi angkatan 2025. Rasa saling percaya antara arsitek tim dan pemain menjadi fondasi kekuatan mereka.

“Coach Met juga memiliki kepercayaan yang tinggi kepada kami, dan menurut saya trust dari pelatih dan antarpemain tersebut menjadi hal yang paling penting bagi tim kami dan pada akhirnya kemenangan dapat kita peroleh,” katanya.

Ralphael memastikan tim putra mengusung target tinggi untuk memperebutkan takhta juara di level nasional.

“Pastinya di The Nationals kami juga memiliki target untuk juara. Kita ingin finish strong, dan begitu kita finish strong apapun hasilnya sudah diatur oleh Tuhan,” ucap Ralphael.

Sikap optimistis serupa dilontarkan oleh personel tim putri, Raynanda Feronicha Ester Oktaberynda. Mahasiswi Hubungan Internasional angkatan 2023 itu memaparkan bahwa program latihan fisik, peningkatan kemampuan individu, hingga penguatan chemistry sudah berjalan sejak Januari 2026.

“Pastinya target kami champion. Jadi kita harus menjadi juara dan kita akan berjuang more than 100 percent,” ucap Ester.

Babak Regional Jakarta menjadi seri penutup yang meloloskan para wakil menuju fase nasional. Sektor putri meloloskan UPH dan Binus, sedangkan sektor putra diwakili oleh UPH, Binus, dan Perbanas Institute. Kelima tim ini dijadwalkan bersaing dengan delegasi terbaik dari Surabaya, Yogyakarta, Samarinda, dan Bandung dalam ajang The Nationals pada 7–13 Juni 2026.

Artikel terkait

Rekomendasi