Piala Dunia 2026 diwarnai oleh fenomena banyaknya pemain yang lahir di luar negara yang mereka bela, di mana 40 dari 48 tim kontestan memiliki pemain kelahiran luar negeri. Di tengah tren diaspora tersebut, tercatat hanya ada total 8 tim peserta yang sepenuhnya membawa pemain 'lokal' alias lahir di tanah air mereka sendiri.
- Brasil — Seluruh pemain yang dipanggil oleh pelatih Carlo Ancelotti lahir dan besar di Brasil, meskipun mayoritas dari mereka saat ini sedang berkarier di klub-klub papan atas Eropa.
- Republik Ceko — Tim ini menjadi salah satu wakil dari benua Eropa yang mempertahankan seluruh komposisi skuadnya dari pemain kelahiran dalam negeri.
- Austria — Negara Eropa ini juga masuk dalam daftar unik sebagai tim yang hanya mengandalkan pemain-pemain kelahiran tanah air mereka sendiri di Piala Dunia 2026.
- Swedia — Menyusul Ceko dan Austria, Swedia menjadi wakil Eropa berikutnya yang murni diperkuat oleh talenta-talenta lokal kelahiran dalam negeri.
- Kolombia — Menjadi salah satu wakil dari benua Amerika yang seluruh pemain di dalam komposisi skuadnya lahir di negara aslinya.
- Panama — Sama seperti Kolombia, tim kontestan dari benua Amerika ini juga hanya membawa pemain-pemain yang murni kelahiran tanah air mereka.
- Afrika Selatan — Tim ini menjadi satu-satunya wakil dari benua Afrika yang seluruh pemain dalam skuadnya lahir di negara mereka sendiri.
- Arab Saudi — Arab Saudi mencatatkan diri sebagai satu-satunya tim dari benua Asia yang masuk ke dalam daftar unik skuad full pemain lokal ini.
Banyaknya pemain yang lahir di luar negaranya menunjukkan pengaruh komunitas diaspora yang semakin besar pada banyak tim nasional saat ini. Meski bukan pemain 'lokal', mereka tetap berhak tampil membela negaranya selama statusnya sah secara hukum serta sesuai dengan persyaratan dan peraturan yang ditetapkan oleh FIFA.