Timnas Argentina mengusung misi besar menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026. Skuad Albiceleste menegaskan ambisi besar mereka untuk selalu membawa pulang trofi kemenangan dalam setiap kompetisi yang diikuti.
Seperti dilansir dari Detik Sport, pesta sepak bola sejagat tahun ini bakal diselenggarakan pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Tiga negara bertindak sebagai tuan rumah bersama, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Tim Tango datang ke turnamen akbar ini memegang status mentereng sebagai juara bertahan. Pada kompetisi edisi empat tahun silam, Argentina sukses membungkam Prancis melalui laga sengit di babak final.
Berdasarkan hasil undian, anak asuh Lionel Scaloni menempati Grup J. Timnas Argentina harus bersaing ketat dengan Aljazair, Austria, dan Yordania demi mengamankan tempat menuju babak 32 besar.
Persiapan juara bertahan ini sempat diterpa kabar kurang sedap mengenai kondisi megabintang mereka. Lionel Messi dikabarkan mengalami kelelahan pada otot hamstring kaki kirinya menjelang bergulirnya turnamen.
Kendati demikian, motivasi tinggi tetap diusung oleh lini depan mereka. Julian Alvarez mengungkapkan bahwa target utama seluruh jajaran tim pada Piala Dunia kali ini adalah kembali meraih takhta tertinggi.
"Sebagai orang Argentina, rasa antusias itu selalu ada dan kami selalu ingin keluar sebagai juara. Tidak ada alasan bagi kami untuk merasa berbeda kali ini. Kami ingin mencapai final. Kami tahu ini tidak akan mudah; turnamen ini akan menguras banyak tenaga kami dan hasilnya bisa saja ditentukan oleh hal-hal kecil yang krusial, tetapi kami akan mempersiapkan diri sebaik mungkin dan melangkah selangkah demi selangkah," kata Alvarez seperti dikabarkan oleh laman FIFA.
Penyerang andalan tersebut juga menambahkan perasaan gembira skuadnya dalam menatap kompetisi besar ini.
"Menatap Piala Dunia kali ini dengan status sebagai juara dunia rasanya sungguh luar biasa. Saya merasa sangat bangga. Tentu saja, kami ingin mempertahankan trofi ini dan membuat masyarakat kami kembali melompat kegirangan," kata dia menambahkan.