Tim nasional sepak bola Australia bersiap menghadapi tantangan dari timnas Meksiko dalam laga uji coba di Stadion Rose Bowl, Pasadena, Amerika Serikat, pada Sabtu waktu setempat atau Minggu waktu Australia Timur.
Pertandingan pemanasan menjelang Piala Dunia ini diprediksi bakal dihadiri oleh sekitar 75.000 hingga lebih dari 70.000 suporter fanatik yang akan mendukung tim tuan rumah Meksiko.
Laga persahabatan ini sekaligus menjadi audisi terakhir bagi para pemain Australia sebelum pelatih Tony Popovic mengumumkan skuad final berisi 26 pemain untuk Piala Dunia pada hari Senin.
Bek timnas Australia, Harry Souttar, menyatakan bahwa atmosfer riuh dari puluhan ribu pendukung Meksiko menjadi persiapan yang sangat ideal bagi timnya.
"Playing Mexico a couple of years ago we knew how the atmosphere was, and how loud it was, and it's going to be very much the same tomorrow night," kata Harry Souttar, bek Australia.
Pemain bertubuh jangkung tersebut menilai pengalaman ini akan sangat berguna saat Socceroos menantang tim tuan rumah lainnya, Amerika Serikat, di Seattle pada fase grup mendatang.
"It gives us a great kind of knowledge going into the tournament, especially with our second game against the States, what it's going to be like against the home crowd," tambah Harry Souttar.
Souttar menambahkan bahwa fokus utama tim Australia saat ini adalah menerapkan rencana permainan yang sudah dilatih selama beberapa minggu terakhir demi meredam keunggulan lawan.
"So it's going to be one that's going to benefit us, and it's going to be a great game," tutur Harry Souttar.
Meskipun mengakui kualitas tim Meksiko, bek yang baru pulih dari cedera robek tendon Achilles ini optimistis timnya bisa mengatasi tekanan yang ada.
"Obviously we know they're a good team, with a home crowd there can be that little bit of pressure, but can be an advantage as well," jelas Harry Souttar.
Pertandingan ini juga menandai kembalinya Souttar ke lapangan hijau bersama tim nasional untuk pertama kalinya sejak bulan November 2024.
"From our point of view, we've just got to play our game, what we've been working with the last three, four weeks working on our game plan, and trying to quiet the crowd," ucap Harry Souttar.
Souttar merasa kerja kerasnya selama masa pemulihan cedera panjang akhirnya terbayar dengan kesempatan tampil di turnamen besar ini.
"Obviously, long time out, but one that I've worked so hard to get back to," ungkap Harry Souttar.
Motivasi tinggi untuk tampil di Piala Dunia diakui Souttar menjadi pendorong utama dirinya untuk segera pulih dan kembali ke performa terbaik.
"Like four years ago (in Qatar), it made it a little bit easier knowing that I've got this kind of carrot at the end of it," ujar Harry Souttar.
Pelatih timnas Australia, Tony Popovic, menyambut gembira kembalinya sang bek andalan ke dalam tim menjelang pertandingan penting tersebut.
"This stadium is so special and the fans tomorrow and the opponent will make it feel so, so real and so close to the World Cup," kata Tony Popovic, pelatih kepala Australia.
Popovic menegaskan bahwa kehadiran Souttar memberikan dampak besar bagi stabilitas lini pertahanan armada Socceroos.
"So we're honoured to be here, and we want to show how good we are tomorrow," sambung Tony Popovic.
Terkait status penyerang sayap Sassuolo, Cristian Volpato, yang baru saja memilih membela Australia, Popovic mengonfirmasi sang pemain belum akan melakoni debutnya di laga ini.
"Once he made a decision that he wants to represent Australia, well, now there’s a decision that we have to make," terang Tony Popovic.
Popovic menjelaskan bahwa tim pelatih masih memerlukan waktu untuk menyelesaikan seluruh proses administrasi dan integrasi sang pemain muda ke dalam tim.
"Do we go through the process? How quick can that process be? Is it worth doing now? Putting everything together, we’ve come to the conclusion that we’ll take that process further," urai Tony Popovic.
Meski tidak masuk dalam susunan pemain utama, Volpato tetap memiliki peluang untuk berada di bangku cadangan pada laga besok.
"Pasalnya, "Fortunately, that's all been ticked off. He's actually eligible to play tomorrow, which he may. He may sit on the bench and come on," papar Tony Popovic.
Popovic menambahkan bahwa kondisi fisik Souttar dalam beberapa hari terakhir di pemusatan latihan Florida dan California menunjukkan progres yang sangat memuaskan.
"We've really seen the last probably three or four days Harry at a really, really good level, and I'm sure he will show really good signs tomorrow in the match," sebut Tony Popovic.
Kembalinya performa terbaik Souttar membuat tim kepelatihan merasa optimistis menatap laga uji coba maupun turnamen resmi mendatang.
"So I'm delighted that he's gone through those steps, and I feel as though we're getting the Harry back that I remember back 15 months ago, where I only had him for basically one camp," puji Tony Popovic.
Di pihak lawan, pelatih kepala timnas Meksiko, Javier Aguirre, memilih untuk tidak terlalu membesar-besarkan keuntungan bermain di hadapan pendukung sendiri.
"There will definitely be a Mexican majority, but it's a good test for both," kata Javier Aguirre, pelatih kepala Meksiko.
Berdasarkan catatan Fox Sports, Australia akan menurunkan Mohamed Toure dan Jackson Irvine sejak awal laga, disusul kembalinya Harry Souttar serta Mathew Leckie sebagai starter untuk pertama kalinya sejak dua tahun lalu.