Persiapan matang tengah dilakukan oleh Timnas Brasil menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026. Skuad berjuluk Selecao tersebut membawa sekitar 10 ton perlengkapan serta fasilitas medis mutakhir ke Amerika Serikat.
Langkah besar ini diambil di bawah komando pelatih Carlo Ancelotti. Rombongan yang membawa logistik medis dalam jumlah besar ini dijadwalkan mendarat di Amerika Serikat pada 3 Juni waktu setempat.
Jumlah perlengkapan yang diangkut kali ini dilaporkan melonjak hampir dua kali lipat jika dibandingkan dengan turnamen sebelumnya di Qatar. Seperti dikutip dari Suara, lonjakan logistik terjadi karena Neymar dan rekan-rekan setimnya harus berpindah kota mengikuti jadwal pertandingan fase grup.
Timnas Brasil tercatat akan melakoni laga di tiga kota berbeda, yaitu New Jersey, Philadelphia, dan Miami. Guna mengantisipasi mobilisasi tersebut, manajemen tim memutuskan membangun fasilitas kesehatan mandiri di setiap akomodasi.
Berbagai peralatan kedokteran modern yang diikutsertakan meliputi perlengkapan laser terapi, ultrasound, hingga shockwave therapy. Seluruh peranti ini bakal dioperasikan di dalam hotel tempat tim menginap agar berfungsi layaknya klinik mini.
"Kami membangun unit medis di setiap tempat kami menginap. Semua peralatan fisioterapi kami bawa sendiri, hampir seperti layanan ambulans berjalan," ujar fisiolog tim nasional Brasil, Guilherme Passos.
Secara keseluruhan, rombongan Selecao berkekuatan 91 orang yang mencakup para pemain, staf kepelatihan, tim medis, hingga personel keamanan. Mereka terbang menggunakan pesawat charter khusus demi memastikan kenyamanan dan keamanan seluruh logistik.
Sebelum memulai kompetisi resmi, Timnas Brasil akan menjalani pertandingan uji coba melawan Mesir pada 6 Juni di Cleveland. Selanjutnya, mereka bakal memulai persaingan di Grup C Piala Dunia 2026 menghadapi Maroko pada 13 Juni, kemudian disusul pertandingan melawan Haiti dan Skotlandia.