Timnas Brasil mengambil langkah baru dalam mempersiapkan diri menghadapi turnamen Piala Dunia 2026. Skuad Selecao kini menerapkan pendekatan yang menyeimbangkan antara kenyamanan fasilitas dan kedisiplinan ketat untuk seluruh pemain.
Seperti dikutip dari Suara, Timnas Brasil memilih bermarkas di New Jersey, Amerika Serikat, tepatnya di The Ridge Hotel. Demi menjaga fokus selama masa karantina, manajemen menerapkan sistem akses terbatas di area penginapan tersebut.
Berdasarkan laporan media lokal Brasil, para pemain diwajibkan mematuhi buku manual khusus yang mengatur aktivitas harian. Salah satu poin utamanya adalah pembatasan ketat dalam penggunaan media sosial di dunia digital.
Langkah isolasi ini mengadopsi formula kesuksesan Brasil saat menjuarai Piala Dunia 1994. Namun, untuk persiapan kali ini, Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF) mengombinasikannya dengan standar modern serta teknologi sensor canggih.
Performa fisik Vinicius Jr dan rekan-rekan dipantau secara berkala menggunakan sensor serta pemindai khusus. Tidak hanya itu, CBF juga memfasilitasi tim dengan koki pribadi yang menyajikan menu berspesifikasi khusus penunjang atlet.
Inovasi lain yang diterapkan adalah penggunaan alas kaki berbasis neuroteknologi untuk seluruh penggawa tim. Fasilitas mutakhir tersebut disediakan untuk mengoptimalkan respons sensorik sekaligus meningkatkan konsentrasi para pemain.
Tanggapan Pemain dan Fasilitas Latihan
Mengenai aturan ketat media sosial, gelandang Brasil Casemiro memberikan pandangan positif. Menurutnya, pembatasan tersebut sangat krusial untuk melindungi kondisi mental pemain dari banjir informasi di internet.
“Kalau bisa, kita perlu mengurangi sedikit penggunaan media sosial. Manusia tidak siap menerima begitu banyak informasi setiap hari,” ujar Casemiro.
Kendati disiplin diperketat, manajemen tetap mengalokasikan waktu istirahat bagi pemain untuk bertemu keluarga setelah pertandingan. Untuk lokasi latihan, Brasil menggunakan fasilitas milik New York Red Bulls yang dinilai memenuhi standar keamanan, kualitas lapangan, dan aspek logistik.
Koordinator tim Brasil, Rodrigo Caetano, menegaskan bahwa seluruh pemilihan fasilitas penunjang ini dilakukan lewat pertimbangan yang matang.
“Kami mencari tempat dengan privasi, modernitas, dan kenyamanan untuk menunjang performa,” ujar Rodrigo Caetano.