Timnas Indonesia sukses menumbangkan Oman dengan skor telak 3-0 dalam laga FIFA Matchday. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Jumat (5/6) tersebut memperlihatkan performa solid dari Skuad Garuda.
Tiga gol kemenangan masing-masing dipersembahkan oleh Justin Hubner, Ole Romeny, dan Ragnar Oratmangoen, seperti dilansir dari Detik Sport. Skuad asuhan John Herdman tampil mendominasi sepanjang jalannya laga dengan menerapkan formasi 3-4-3 secara mulus.
Variasi serangan yang taktis menjadi kunci pembuka jalur gol. Ketika upaya bola-bola pendek sempat mengalami kebuntuan, para pemain langsung menerapkan variasi umpan panjang langsung ke lini depan.
Ketiga gol yang bersarang ke gawang Oman tercipta melalui skema permainan yang bervariasi. Justin Hubner mencetak gol pembuka lewat sundulan dari situasi bola mati, disusul gol Ole Romeny memanfaatkan kesalahan antisipasi lini belakang lawan terhadap umpan langsung.
Ragnar Oratmangoen kemudian mengunci kemenangan sebagai penyelesai peluang tepat di depan gawang. Usai laga, pelatih John Herdman mengisyaratkan bakal tetap mempertahankan gaya permainan ini untuk laga berikutnya melawan Mozambik pada Selasa (9/6).
"Sepertinya nggak," jawabnya.
Herdman menegaskan pentingnya menjaga stabilitas performa anak asuhnya.
"Yang penting kami harus bisa konsisten. Ini soal bagaimana membangun ritme permainan," tambahnya.
Keseimbangan Lini Belakang dan Ketajaman Serang
Sektor tengah diisi oleh duet Jasko Pelupessy dan Ivar Jenner yang tampil kukuh menjaga kedalaman sebagai gelandang pivot. Di lini pertahanan, trio bek Rizky Ridho, Elkan Baggott, serta Justin Hubner bermain sangat rapi menghalau serangan lawan.
Penampilan gemilang juga ditunjukkan oleh kiper Emil Audero yang berhasil menggagalkan eksekusi penalti Oman. Sementara di lini serang, pergerakan Ragnar Oratmangoen, Beckham Putra, dan Ole Romeny tampil cair dengan sering bertukar posisi.
Pergerakan agresif dua pemain sayap, Nathan Tjoe-A-On dan Kevin Diks, turut membantu intensitas serangan dengan aktif naik-turun. Kevin Diks bahkan tercatat beberapa kali merangsek masuk ke kotak penalti lawan demi memenangkan duel-duel udara.