Tim nasional Indonesia berhasil menundukkan Oman dengan skor telak 3-0 dalam pertandingan uji coba resmi FIFA Match Day yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat.
Kemenangan meyakinkan skuad Garuda ini sekaligus memutus catatan sejarah buruk selama 38 tahun yang tidak pernah menang atas Oman sejak tahun 1988, sebagaimana dilansir dari Suara.
Pelatih Timnas Oman Tarik Sektioui mengakui keunggulan strategi organisasi permainan serta ketahanan fisik para pemain tuan rumah yang menyulitkan timnya di setiap lini sepanjang laga.
"Kemarin kami sudah sampaikan bahwa tim indonesia telah berkembang pesat. Peringkat mereka saat ini tidak mencerminkan kualitas permainan yang sebenarnya, terutama dengan perkembangan dalam beberapa tahun terakhir," kata Sektioui dalam jumpa pers di SUGBK, Jumat.
Taktik permainan sayap Indonesia dan sejumlah kesalahan teknis pertahanan Oman membuat Justin Hubner mencetak gol lewat sundulan kepala, disusul penyelesaian akhir Ole Romeny ke gawang tim tamu.
Oman sempat mendapatkan peluang emas memperkecil kedudukan lewat penalti di babak pertama menit ke-38, namun penjaga gawang Emil Audero sukses menepis bola tendangan Hatem Al-Rushadi.
Memasuki paruh kedua laga, Ragnar Oratmangoen memperbesar keunggulan tuan rumah melalui gol ketiga yang tercipta pada menit ke-56 meski tim tamu menunjukkan sinyal perbaikan performa.
"Saya senang dengan apa yang saya lihat di babak kedua. Ini adalah pertandingan resmi pertama kami dengan grup ini. Pelajaran dari laga ini akan sangat berguna untuk mengembangkan tim ke depannya," kata Sektioui, pelatih yang baru menjalani laga perdana bersama Timnas Oman tersebut.
Kondisi kebugaran dan kecepatan fisik penggawa Indonesia dinilai menjadi faktor krusial yang mendominasi permainan babak pertama dan diproyeksikan menjadi modal penting untuk ajang Piala Asia 2027 di Arab Saudi.
"Secara fisik mereka bagus, itu membuat mereka mengontrol permainan pada babak pertama. Mereka cepat. Tetapi juga secara taktis dengan kesalahan kami, itulah yang sebenarnya membantu tim Indonesia," tutup Sektioui.