Persiapan matang terus dilakukan Timnas Indonesia menjelang agenda FIFA Matchday yang dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026 mendatang. Skuad Garuda akan melakoni dua laga uji coba internasional yang krusial untuk mengasah ketajaman tim.
Dikutip dari Suara, anak asuh John Herdman dijadwalkan menghadapi kekuatan dari Asia dan Afrika, yakni Oman serta Mozambik. Kedua pertandingan ini akan diselenggarakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno sebagai panggung utama.
Agenda internasional ini dipandang sebagai instrumen penting guna memantau progres performa tim nasional di bawah kepemimpinan pelatih John Herdman. Selain menguji skema permainan baru, laga tersebut bertujuan mempererat chemistry antaranggota skuad.
Pertemuan perdana dijadwalkan berlangsung pada 5 Juni 2026, di mana Indonesia akan menantang kekuatan Oman. Berselang empat hari kemudian, tepatnya pada 9 Juni 2026, giliran Mozambik yang akan menjadi lawan uji coba di lokasi yang sama.
Guna memastikan kesiapan pemain, tim kepelatihan telah merancang agenda training camp (TC) yang akan dimulai pada akhir Mei 2026. Sebanyak 23 pemain terpilih akan dipanggil untuk mematangkan taktik sebelum turun ke lapangan hijau.
John Herdman akan memanfaatkan pemusatan latihan ini untuk menyeleksi komposisi pemain terbaik. Langkah ini juga menjadi bagian dari proyeksi jangka panjang menuju turnamen besar lainnya, termasuk ajang Piala AFF 2026.
Ujian Menghadapi Tim Timur Tengah dan Afrika
Laga kontra Oman diprediksi akan menguras tenaga mengingat posisi lawan yang secara peringkat FIFA berada di atas Indonesia. Oman saat ini menduduki posisi ke-79 dunia dengan perolehan 1.313,46 poin.
Sebagai perbandingan, Indonesia kini menempati peringkat ke-122 FIFA dengan raihan 1.144,88 poin. Kedisiplinan organisasi pertahanan Oman bakal menjadi ujian serius bagi efektivitas lini serang Skuad Garuda dalam membongkar barisan belakang lawan.
Tantangan berbeda akan dihadapi saat bertemu Mozambik yang dikenal mengandalkan keunggulan fisik dan kecepatan transisi. Wakil dari Benua Afrika tersebut bertengger di posisi ke-101 ranking dunia dengan total 1.224,31 poin.
Meskipun secara peringkat lawan lebih unggul, pertandingan ini tetap menjadi tolok ukur kualitas pemain dalam menghadapi berbagai gaya permainan dari berbagai zona wilayah sepak bola dunia.