Tiga poin krusial berhasil diamankan Timnas Indonesia U-17 setelah menumbangkan China dengan skor tipis 1-0 pada laga pembuka fase grup Piala Asia U-17 2026. Gol tunggal penentu kemenangan skuad asuhan Kurniawan Dwi Yulianto tersebut dicetak oleh Keanu Senjaya di Lapangan A King Abdullah Sports City, Jeddah.
Hasil positif ini memperlebar jalan Garuda Muda untuk mengamankan tiket menuju Piala Dunia U-17 2026. Berdasarkan regulasi turnamen, tim yang berhasil menembus babak perempat final Piala Asia U-17 secara otomatis akan mendapatkan hak untuk berkompetisi di tingkat dunia melawan representasi benua lainnya.
Keberhasilan Dava Yunna dan kawan-kawan di laga pembuka ini mengulang memori manis pencapaian tim nasional pada edisi sebelumnya. Dilansir dari CNN Indonesia, catatan ini serupa dengan keberhasilan tim asuhan Nova Arianto pada tahun 2025 yang juga menang 1-0 atas Korea pada partai pembuka sebelum akhirnya melaju ke Piala Dunia 2025.
Sejarah kemenangan pada pertandingan pertama juga pernah diukir oleh skuad asuhan Fachry Husaini delapan tahun silam saat menundukkan Iran 2-0. Meski saat itu Indonesia gagal melaju ke Piala Dunia karena aturan yang berbeda, kemenangan di awal terbukti menjadi kunci kelolosan tim dari fase grup menuju babak perempat final.
Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) turut memberikan perhatian pada hasil ini karena Indonesia mampu meredam dominasi penguasaan bola China. Keberhasilan mencetak gol di menit-menit akhir dianggap sebagai bukti ketangguhan mental para pemain dalam menghadapi tekanan lawan sepanjang pertandingan.
"Keanu Sanjaya mencetak gol pada menit ke-88 saat Indonesia mengejutkan China yang dominan dengan skor 1-0 ..." ujar pihak AFC memberikan apresiasi terhadap performa efisien Indonesia.
Pasca kemenangan tersebut, fokus tim kini beralih pada sisa pertandingan di fase grup untuk memastikan posisi di klasemen. Pelatih Kurniawan Dwi Yulianto menekankan pentingnya konsistensi bagi para pemainnya agar tidak kehilangan momentum setelah hasil maksimal di laga perdana.
Langkah Indonesia selanjutnya akan diuji melalui pertandingan melawan Qatar dan Jepang pada laga kedua dan ketiga. Kepastian kelolosan ke babak gugur sangat bergantung pada raihan poin tambahan dalam dua pertandingan sisa tersebut sebelum menatap target utama ke Piala Dunia.