Timnas Indonesia U-17 memulai perjuangan mengamankan tiket Piala Dunia dalam laga pembuka Grup B Piala Asia U-17 2026 melawan China di Arab Saudi pada Selasa, 5 Mei 2026, pukul 23.30 WIB. Dilansir dari Bola, Skuad Garuda Asia mengemban target besar dari PSSI untuk menjaga tradisi kelolosan ke putaran final tingkat dunia.
Federasi menargetkan tim nasional mampu mempertahankan prestasi masuk ke Piala Dunia U-17 seperti yang telah diraih Indonesia dalam dua edisi sebelumnya. Tantangan besar langsung dihadapi anak asuh Kurniawan Dwi Yulianto karena tergabung dalam grup yang cukup berat.
Indonesia menempati Grup B bersama raksasa sepak bola Asia lainnya, yakni Jepang dan Qatar, selain China sebagai lawan perdana. Pelatih kepala telah mempersiapkan 23 nama pemain pilihan untuk memperkuat tim selama turnamen yang berlangsung di Jeddah tersebut.
Daftar pemain yang dibawa mencakup tiga pilar yang kembali bergabung guna memperkuat kedalaman skuad. Ketiga pemain tersebut adalah Matthew Baker, Mike Rajasa Hoppenbrouwers, dan Noha Oliver Potar Pohan Simangunsong yang diharapkan memberikan opsi lebih bagi strategi pelatih.
Kurniawan Dwi Yulianto memberikan penegasan mengenai kesiapan mental para pemainnya dalam menghadapi persaingan ketat di babak grup ini.
"grup neraka bersama Jepang, China, dan Qatar." tegas Kurniawan Dwi Yulianto, Pelatih Timnas Indonesia U-17.
Mantan pemain nasional tersebut menilai bahwa aspek psikologis dan daya juang akan menentukan hasil akhir pertandingan. Baginya, ambisi besar untuk memenuhi ekspektasi publik dan federasi harus dijawab dengan performa maksimal di lapangan hijau.
Setelah menghadapi China, Garuda Muda dijadwalkan bertanding melawan Qatar pada Sabtu, 9 Mei 2026, pukul 23.30 WIB. Fase penyisihan grup bagi Indonesia akan ditutup dengan laga krusial melawan timnas Jepang pada Selasa, 12 Mei 2026, pukul 23.00 WIB.