Timnas Indonesia U-19 mengemban misi penting untuk mempertahankan takhta juara dalam kompetisi kelompok umur se-Asia Tenggara. Langkah awal skuad Garuda Muda akan langsung diuji melalui pertandingan krusial melawan Myanmar pada laga pembuka Grup A.
Pertandingan perdana ini menjadi sangat vital lantaran regulasi turnamen hanya memberikan tiket kelolosan otomatis ke babak semifinal bagi juara grup. Kehilangan poin pada pertandingan pertama akan membuat posisi Indonesia sulit karena harus bergantung pada jalur runner-up terbaik.
Pelatih Indonesia, Nova Arianto, menerapkan strategi baru dengan memadukan alumni pilar Piala Dunia U-17 serta sejumlah pemain diaspora. Langkah ini diambil untuk menyiasati absennya beberapa penyerang utama yang tidak bisa bergabung akibat sanksi maupun alasan pemanggilan.
Lini serang Merah Putih kini mengandalkan ketajaman penyerang lokal seperti Arkhan Kaka dan Reno Salampessy yang telah matang di kompetisi domestik. Sementara itu, kreativitas sektor tengah akan digerakkan oleh Welber Jardim yang berkolaborasi dengan Evandra Florasta.
Sektor pertahanan juga mendapatkan tambahan kekuatan dari sejumlah pemain tangguh yang berkarier di Australia. Kombinasi lini belakang ini diharapkan mampu meredam daya dobrak dan agresivitas tim lawan sejak awal pertandingan.
Di sisi lain, Myanmar datang dengan kesiapan yang sangat matang dan berpotensi menyulitkan tuan rumah. Tim lawan dilaporkan telah menyelesaikan program pemusatan latihan intensif di luar negeri untuk menjegal ambisi Indonesia.
Kualitas persiapan yang dilakukan oleh kubu lawan juga mendapatkan perhatian khusus dari tim pelatih Indonesia. Dilansir dari Suara, kesiapan matang tim lawan diakui langsung oleh sang juru taktik Merah Putih menjelang bergulirnya laga.
“Kami melihat Myanmar menjadi tim yang sangat baik karena mereka melakukan pemusatan latihan di Thailand,” ujar pelatih Indonesia Nova Arianto.
Indonesia sebenarnya memiliki keuntungan psikologis berkat catatan dominan dalam sejarah pertemuan kedua tim di kelompok umur ini. Skuad Garuda Muda tercatat selalu memetik kemenangan besar dalam dua bentrokan kompetitif terakhir melawan Myanmar.
Kendati demikian, grafik performa paling mutakhir memperlihatkan kedua kesebelasan masih berjuang menemukan bentuk permainan terbaik. Indonesia sempat menelan kekalahan dari tim kuat Asia, sedangkan Myanmar juga memetik hasil kurang memuaskan pada laga uji coba.
Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada Senin malam ini diprediksi berjalan sengit sejak menit pertama. Kemenangan meyakinkan atas Myanmar akan menjadi modal berharga sebelum Indonesia melanjutkan perjuangan melawan Vietnam dan Timor Leste di Stadion Utama Sumatera Utara.