Tim nasional Inggris kembali bersiap menghadapi kompetisi Piala Dunia 2026 dengan kombinasi harapan besar sekaligus keraguan akibat ketergantungan yang tinggi pada performa kapten mereka, Harry Kane. Dilansir dari Lifestyle berdasarkan laporan Reuters pada Selasa (2/6/2026), penyerang berusia 32 tahun tersebut tetap menjadi sosok sentral dalam strategi penyerangan The Three Lions.
Ketergantungan terhadap penyerang Bayern Munich ini dinilai dapat menjadi titik lemah jika performanya menurun di turnamen besar. Pilihan penyerang lain yang dimiliki oleh Inggris saat ini dianggap belum mampu memberikan dampak yang setara dengan kontribusi besar Kane di lini depan.
Masalah tim tidak terbatas pada lini serang karena pelatih Thomas Tuchel juga masih mencari formasi ideal untuk skuadnya. Sejak menjabat pada Januari 2025, Tuchel telah memanggil 51 pemain berbeda dan terus melakukan rotasi pemain secara berkala.
Situasi rotasi ini berdampak pada Jude Bellingham yang posisinya di lini tengah masih belum pasti karena fleksibilitas perannya. Meski demikian, pulihnya Bukayo Saka dari cedera Achilles memberikan tambahan kekuatan kreativitas bagi Inggris bersama Bellingham.
Inggris yang tergabung di Grup L dijadwalkan akan memulai laga perdana mereka melawan Kroasia pada 17 Juni 2026. Setelah pertandingan pembuka tersebut, Inggris akan melanjutkan perjuangan mereka di fase grup dengan menghadapi Ghana dan Panama.