Persiapan Timnas Jepang menuju Piala Dunia 2026 menghadapi tantangan berat setelah sejumlah pemain pilar dilaporkan mengalami cedera. Kondisi ini memaksa pelatih Hajime Moriyasu melakukan perombakan pada komposisi skuad utama mereka.
Dilansir dari Suara, Moriyasu kini harus memutar otak untuk mengadaptasi kembali formasi andalan 3-4-2-1 yang sebelumnya sangat produktif. Masalah kebugaran pemain senior seperti Wataru Endo menjadi perhatian serius bagi kestabilan permainan Samurai Biru.
Absennya Takumi Minamino dalam daftar skuad memberikan ruang bagi Kaoru Mitoma untuk mengambil peran lebih krusial. Bintang Brighton tersebut diproyeksikan mengisi posisi gelandang serang untuk menyokong kreativitas dari lini kedua.
Dalam skema taktis yang baru, Mitoma diharapkan tampil lebih fleksibel guna mendukung pergerakan Ayase Ueda sebagai ujung tombak. Mitoma kemungkinan besar akan diduetkan dengan Takefusa Kubo di belakang striker tunggal.
Kombinasi kecepatan dan kemampuan individu satu lawan satu dari Mitoma serta Kubo menjadi tumpuan utama Jepang. Strategi ini dirancang khusus untuk memecah kebuntuan saat menghadapi pertahanan rapat lawan pada turnamen mendatang.
Jepang dijadwalkan akan melakoni laga pembuka di Grup F melawan Belanda pada 14 Juni 2026. Pertandingan ini menjadi ujian awal dalam misi besar mereka untuk mencapai target babak semifinal Piala Dunia.
Kekuatan Lini Tengah dan Pertahanan
Meskipun kondisi fisik Endo masih dalam pantauan, kedalaman skuad di sektor tengah Jepang dinilai tetap mumpuni. Nama-nama seperti Daichi Kamada dan Ao Tanaka siap menjadi penggerak transisi permainan tim.
Untuk sektor pertahanan, komposisi tiga bek sejajar diprediksi akan dihuni oleh Hiroki Ito, Ko Itakura, dan Tsuyoshi Watanabe. Mereka akan menjadi tembok pelindung bagi penjaga gawang utama, Zion Suzuki, yang tampil konsisten di level klub.
Moriyasu juga masih memiliki opsi pemain bertahan berpengalaman pada diri Takehiro Tomiyasu dan Yuto Nagatomo. Kehadiran para pemain senior ini diharapkan mampu memberikan stabilitas mental bagi pemain muda di lini belakang Jepang.