Tim nasional Niger bermain imbang tanpa gol melawan Mauritania dalam pertandingan persahabatan internasional di Stade Pere Jego, Casablanca, Maroko, pada Senin, 8 Juni 2026 malam waktu setempat.
Pertemuan kedua tim asal Afrika tersebut menjadi sarana uji coba terakhir sebelum mereka menghadapi agenda kompetitif pada kualifikasi Piala Dunia.
Dilansir dari VAVEL, dominasi penguasaan bola diperlihatkan oleh Niger sejak babak pertama dimulai melalui strategi formasi 4-2-3-1 yang diterapkan oleh pelatih Badou Zaki.
Kendati berhasil menguasai area lini tengah, barisan penyerang Niger yang dipimpin oleh Adebayor menemui jalan buntu untuk menembus lini pertahanan rapat milik Mauritania di sepertiga akhir lapangan.
Di sisi lain, Mauritania memilih lebih banyak menunggu dan mengandalkan skema serangan balik di bawah arahan pelatih Aritz Lopez Garai yang menggunakan formasi 3-5-2.
Kiper Mauritania, Mamadou Diop, menunjukkan performa solid dengan mementahkan sejumlah peluang dari eksekusi tendangan bebas Niger, termasuk peluang emas dari Adebayor pada menit ke-15.
Peningkatan intensitas pertandingan sempat terjadi pada awal babak kedua, namun tempo permainan kembali melambat akibat kedisiplinan barisan pertahanan dari kedua tim.
Skor kacamata bertahan hingga peluit panjang ditiupkan, yang sekaligus memperpanjang catatan rekor pertemuan seimbang bagi kedua negara yang masing-masing menduduki peringkat 114 dan 115 FIFA tersebut.