Timnas Republik Ceko Lolos ke Piala Dunia 2026 Setelah Menanti 20 Tahun

Timnas Republik Ceko Lolos ke Piala Dunia 2026 Setelah Menanti 20 Tahun

Timnas Republik Ceko berhasil mengamankan tiket menuju putaran final Piala Dunia 2026. Skuad berjuluk Narodak ini menyudahi masa penantian panjang selama dua dekade setelah berjuang melalui babak kualifikasi play-off.

Dikutip dari Suara, kehadiran tim ini membawa misi besar untuk memperbaiki catatan buruk pada edisi 2006. Skuad asuhan Miroslav Koubek kini lebih mengandalkan kolektivitas tim dan kekuatan bola mati dibandingkan ketergantungan pada talenta individu pemain bintang.

Pada putaran final nanti, Republik Ceko akan bersaing di dalam grup yang seimbang melawan Korea Selatan, Afrika Selatan, dan Meksiko. Mereka siap membuktikan kualitas fisik serta organisasi permainan yang solid.

Perjalanan menuju Amerika Utara ini menandai babak baru bagi negara yang pernah mencapai semifinal Euro 2004 tersebut. Identitas tim kini telah bergeser sepenuhnya menjadi unit yang memiliki etos kerja tinggi saat di lapangan.

Kondisi ini berbeda dengan skuad Piala Dunia 2006 yang dibangun di sekitar legenda seperti Pavel Nedved dan Petr Cech. Tim saat ini lebih menekankan gaya permainan fisik yang menuntut daya tahan tinggi saat tidak menguasai bola.

Saat ini, Narodak tidak lagi diperkuat banyak nama besar dari kompetisi elite Eropa. Ladislav Krejí dari Wolverhampton Wanderers dan Tomáá Souæek dari West Ham United menjadi representasi langka pemain Ceko di Premier League.

Situasi tersebut justru membuat tim tampil lebih solid karena setiap pemain memiliki peran yang bisa digantikan tanpa mengurangi kualitas. Miroslav Koubek, pelatih berusia 74 tahun, menjadi sosok kunci di balik keberhasilan menembus putaran final lewat jalur play-off yang menegangkan.

Mengandalkan Efektivitas Bola Mati

Salah satu kekuatan utama yang wajib diwaspadai oleh tim lawan adalah efektivitas Republik Ceko dalam memanfaatkan situasi bola mati. Berdasarkan data Opta Analyst, mereka tercatat sebagai tim yang paling banyak mencetak gol melalui skema tersebut pada kualifikasi zona UEFA.

Sebanyak 11 gol atau 50 persen dari total gol tim lahir melalui skema tendangan bebas, sepak pojok, hingga lemparan ke dalam. Narodak juga dominan di udara dengan catatan tujuh gol yang berawal dari tendangan sudut selama fase kualifikasi.

Disiplin tinggi dari para pemain juga terlihat saat mereka memenangkan adu penalti krusial melawan Republik Irlandia dan Denmark. Kemenangan tersebut menjadi penentu langkah mereka untuk mengamankan tiket ke Amerika Utara.

Ketajaman Patrik Schick dan Pilar Tim

Di lini depan, tumpuan harapan masyarakat Ceko berada di pundak penyerang Patrik Schick. Penyerang asal klub Bayer Leverkusen tersebut baru saja mengukir sejarah sebagai pemain Ceko pertama yang menembus catatan 100 gol di lima liga top Eropa.

Sejak pulih dari cedera adduktor pada akhir 2023, Schick tampil sangat klinis dengan torehan 37 gol. Selain Schick, muncul nama Pavel Sulc yang menjadi bintang baru setelah menunjukkan performa impresif bersama Olympique Lyonnais di Liga Prancis.

Sementara itu, sektor pertahanan akan dipimpin oleh kapten baru Ladislav Krejí. Untuk posisi penjaga gawang utama, pelatih mempercayakan peran tersebut kepada kiper PSV Eindhoven, Matej Kovár.

Meskipun harus bersaing dengan Korea Selatan dan Meksiko yang memiliki kecepatan serta pengalaman tinggi, Narodak tetap optimistis. Keberhasilan melaju ke fase gugur akan menjadi pencapaian internasional terbesar negara ini sejak menembus perempat final Euro 2020.

Artikel terkait

Rekomendasi