Timnas Spanyol menolak bersikap jemawa meski mendapatkan status sebagai salah satu tim unggulan utama untuk meraih trofi di Piala Dunia 2026. Skuad berjuluk La Furia Roja tersebut memilih untuk tetap membumi dalam menatap kompetisi.
Gelaran akbar Piala Dunia 2026 sendiri dijadwalkan bergulir mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Tiga negara bertindak sebagai tuan rumah bersama, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Prediksi mengenai status unggulan bagi Spanyol muncul dari hasil analisis global. Dikutip dari Detik Sport yang melansir laporan Reuters, sebuah survei yang melibatkan ekonom dari 160 negara menempatkan Spanyol di peringkat kedua favorit juara dengan persentase 31 persen, berada di bawah Prancis yang memimpin dengan 35 persen.
Status tinggi ini tidak lepas dari keberhasilan Spanyol merengkuh gelar juara Euro 2024. Kendati demikian, penyerang timnas Spanyol, Mikel Oyarzabal, menegaskan bahwa timnya tidak ingin terbuai oleh berbagai prediksi positif tersebut.
"Kami merasa percaya diri dan sangat siap untuk beraksi. Kami tidak merasa lebih baik dari siapa pun. Kami tetap membumi, tetapi kami percaya pada diri kami sendiri. Itu adalah sesuatu yang selalu ditekankan oleh bos, dan saya rasa itu sangat penting bagi kesuksesan kami di EURO dua tahun lalu," kata Oyarzabal seperti dikabarkan situs FIFA.
Faktor kebersamaan internal tim juga dinilai menjadi kunci krusial untuk menghadapi persaingan ketat di turnamen nanti.
"Kami harus mendukung diri kami sendiri, memercayai orang-orang di sekitar kami, dan mengingat bahwa pemain inti maupun pengganti akan memberikan segalanya untuk tim. Saya pikir itu adalah kuncinya waktu itu, dan bisa jadi akan seperti itu lagi sekarang," kata dia menambahkan.
Dalam pembagian grup, Spanyol tergabung di Grup H bersama dengan Tanjung Verde, Arab Saudi, dan Uruguay. Tim asuhan Luis de la Fuente dijadwalkan memulai perjuangan mereka melawan Tanjung Verde di Mercedes-Benz Stadium pada 16 Juni dini hari WIB.