Timnas Turki Akhiri Penantian 24 Tahun Menuju Piala Dunia 2026

Timnas Turki Akhiri Penantian 24 Tahun Menuju Piala Dunia 2026

Timnas Turki akhirnya memastikan diri tampil di Piala Dunia 2026 setelah melewati penantian panjang selama dua dekade lebih. Keberhasilan ini menjadi momen bersejarah bagi publik Turki yang terakhir kali merasakan atmosfer turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut pada edisi 2002 di Korea Selatan-Jepang.

Skuad berjuluk Ay Yildizlar ini tercatat memiliki sejarah partisipasi dalam tiga edisi Piala Dunia sebelum tahun 2026. Berdasarkan catatan sejarah, dilansir dari Bola, Turki pernah berkompetisi pada edisi 1950 di Brasil, 1954 di Swiss, serta pencapaian fenomenal mereka di tahun 2002.

Pada dua edisi awal keikutsertaannya, Turki muncul sebagai kekuatan baru yang mengejutkan. Meski gagal melangkah jauh pada 1954, negara yang terletak di wilayah Eurasia ini sempat menempati posisi ketiga pada edisi 1950, di mana mereka hanya kalah dalam perbandingan head to head dengan Jerman Barat.

Setelah periode absen yang sangat lama yakni sekitar 48 tahun, Turki kembali mengguncang dunia pada Piala Dunia 2002. Berstatus sebagai tim kuda hitam, mereka sukses menembus babak semifinal dan mengulangi prestasi dengan mengamankan peringkat ketiga dunia.

Perjalanan Turki pada edisi 2002 dimulai dari Grup C yang dihuni oleh tim-tim kuat seperti Brasil, Kosta Rika, dan China. Turki berhasil melaju ke fase gugur sebagai runner-up grup dengan koleksi empat poin, unggul dalam produktivitas gol dibandingkan Kosta Rika.

Memasuki babak 16 besar, Turki sukses menumbangkan tim tuan rumah Jepang melalui skor tipis 1-0. Ketangguhan mereka berlanjut di perempat final saat mengalahkan lawan lewat gol tunggal Ilhan Mansiz yang tercipta pada menit ke-94 di masa perpanjangan waktu.

Langkah Turki menuju final harus terhenti di babak semifinal oleh Brasil yang akhirnya keluar sebagai juara dunia saat itu. Kekalahan 1-0 dialami Turki akibat gol tunggal dari legenda sepak bola Brasil, Ronaldo Nazario.

Pada perebutan posisi ketiga, Turki kembali menunjukkan dominasinya atas tuan rumah. Mereka berhasil mengandaskan perlawanan Korea Selatan dengan skor ketat 3-2 dalam laga yang berlangsung sangat sengit.

Transformasi positif Timnas Turki saat ini tidak lepas dari peran Vincenzo Montella yang ditunjuk sebagai pelatih pada tahun 2023. Di bawah arahannya, Turki menunjukkan performa dominan sepanjang putaran pertama kualifikasi Piala Dunia 2026 di Grup E.

Turki mampu bersaing ketat dengan tim-tim seperti Spanyol, Bulgaria, dan Georgia. Mereka mengunci posisi runner-up Grup E setelah mencatatkan empat kemenangan, satu kali imbang, dan hanya menelan satu kekalahan dari total enam pertandingan yang dilakoni.

Keberhasilan tersebut membawa mereka ke babak play-off yang krusial. Dalam fase penentuan ini, Turki sukses meraih kemenangan tipis 1-0 atas Rumania serta menundukkan perlawanan Kosovo untuk mengamankan tiket ke putaran final.

Menatap putaran final Piala Dunia 2026, Turki kini berada di Grup D. Mereka akan bersaing dengan tuan rumah Amerika Serikat, Paraguay, serta Australia untuk memperebutkan tiket ke fase gugur selanjutnya.

Kombinasi antara pemain berpengalaman dan talenta muda berbakat menjadi modal utama Turki. Kehadiran wonderkid seperti Arda Güler memberikan harapan besar bagi tim untuk bisa menjuarai Grup D dan melangkah jauh ke babak 16 besar.

Artikel terkait

Rekomendasi