Komentar Titi DJ Bandingkan Vedra dan Lyodra Tuai Kontroversi

Komentar Titi DJ Bandingkan Vedra dan Lyodra Tuai Kontroversi

Penyanyi Titi DJ memicu perdebatan publik setelah memberikan penilaian yang membandingkan kualitas vokal kontestan bernama Vedra dengan penyanyi Lyodra Ginting dalam program The Icon Indonesia di SCTV. Pernyataan tersebut dinilai merendahkan Lyodra hingga mengundang kritik dari warganet dan sesama musisi.

Kritik bermula saat Vedra membawakan lagu "Sang Dewi" yang dipopulerkan kembali oleh Lyodra. Sebagaimana dilansir dari Suara, Titi DJ yang kini berusia 58 tahun menyatakan kekagumannya terhadap penampilan kontestan tersebut hingga mengubah pandangan pribadinya atas lagu ciptaannya sendiri.

"Ketika Lyodra menyanyikan lagu 'Sang Dewi' dengan begitu bagusnya, dengan begitu indahnya, dan begitu menjadi miliknya Lyodra, saya pikir tidak ada lagi yang lebih bagus dari Lyodra menyanyikannya," ujar Titi DJ.

Penilaian tersebut memicu reaksi keras karena Titi secara terang-terangan menyebut performa Vedra melampaui versi Lyodra. Akibatnya, kolom komentar media sosial dipenuhi ungkapan kekecewaan penggemar yang menganggap sang juri tidak menghargai kualitas vokal penyanyi aslinya.

"Tapi ternyata malam ini dipatahkan. Jadi pendapat saya pun saya patahkan, ternyata ada yang lebih bagus dari Lyodra! Wow! Lyodra bagus, tapi ini lebih bagus," ucap Titi DJ.

Salah satu reaksi dari pengguna media sosial menunjukkan hilangnya rasa hormat terhadap penilaian sang diva. Seorang warganet menuliskan ketidaksetujuannya dengan menyatakan bahwa kemampuan Lyodra tetap yang terbaik.

"Maaf lost respect buat Titi DJ. Maaf sekali Lyodra bahkan lebih bagus dari Titi DJ," kata seorang warganet.

Merespons kegaduhan tersebut, penyanyi Citra Scholastika turut memberikan pandangan melalui platform Threads pada Rabu, 6 Mei 2026. Juara Indonesian Idol musim keenam ini menceritakan pengalaman pribadinya yang pernah berada di posisi serupa saat lagunya dinyanyikan orang lain.

"Enggak bete, cuma di kesempatan lain 'beliau' jadi awkward ketemu aku pas satu event bareng. Hayoloh," tulis Citra Scholastika.

Citra memberikan saran mengenai etika penjurian yang lebih elegan dalam memberikan apresiasi kepada peserta tanpa harus membandingkan secara negatif. Menurutnya, penggunaan kalimat yang fokus pada keberhasilan versi kontestan jauh lebih bijaksana.

"Ada bijaknya, komen juri paling pas itu 'kamu berhasil banget bawain lagu ini dengan versi kamu, saya suka banget versi kamu,'" tutur Citra Scholastika.

Artikel terkait

Rekomendasi