Toma Junior Popov Dukung Prancis di Piala Dunia 2026 dan Lolos Perempat Final Indonesia Open

Toma Junior Popov Dukung Prancis di Piala Dunia 2026 dan Lolos Perempat Final Indonesia Open

Ajang bergengsi Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko mendapat perhatian besar dari bintang bulu tangkis tunggal putra Prancis, Toma Junior Popov. Di tengah perjuangannya dalam turnamen Indonesia Open 2026 di Jakarta, atlet berusia 27 tahun tersebut secara terang-terangan memberikan dukungan penuh untuk tim nasional sepak bola negaranya.

Seperti dilansir dari Suara, Popov yang merupakan penggemar berat sepak bola memiliki hobi unik mengoleksi jersey dari berbagai tim nasional dunia. Selain mengoleksi seragam Les Bleus, ia juga mengagumi identitas visual dari kostum tim nasional negara lain seperti Jepang dan Argentina karena dinilai memiliki desain yang keren.

"Saya akan mendukung Prancis. Saya membeli beberapa jersey negara, jadi ya tentu saya ingin Prancis yang menang," kata Popov saat ditemui di Istora Senayan, Jakarta.

"Tapi kalau tidak, saya juga punya jersey Jepang dan Argentina, saya pikir mereka keren juga. Tapi ya, tentu saya akan mendukung Prancis," kata Popov.

Mengenai kedalaman komposisi pemain skuad asuhan Didier Deschamps, Popov memiliki pandangan tersendiri mengenai sosok yang diprediksi akan bersinar. Ia tidak memilih sang kapten Kylian Mbappe, melainkan mengaku lebih terkesan dengan performa impresif Michael Olise bersama Bayern Munchen.

Olise dinilai memiliki bakat luar biasa yang dapat menjadi pembeda bagi Prancis saat bersaing ketat di Grup I. Pada fase grup tersebut, Prancis dijadwalkan akan menghadapi tantangan dari Senegal, Irak, dan Norwegia.

"Semua pemain bagus. Tapi saya akan memilih Michael Olise. Dia tampil sangat hebat di Bayern Munich," kata Popov.

Di luar pembicaraan sepak bola, pemain peringkat 17 dunia itu baru saja mengukir prestasi gemilang dengan mengamankan tiket perempat final turnamen BWF Super 1000 Indonesia Open 2026. Popov melaju ke babak delapan besar setelah menumbangkan tunggal putra Irlandia, Nhat Nguyen.

Kakak kandung dari Christo Popov ini mengunci kemenangan lewat pertarungan dua gim langsung dengan skor 21-16 dan 21-19. Hasil positif tersebut terasa sangat spesial karena sang lawan merupakan rekan yang sudah dikenalnya sejak usia dini.

Meski berhasil menang dua gim langsung, Popov mengaku harus berjuang keras mengatasi ketegangan mental di atas lapangan guna menjaga fokus pada poin-poin krusial. Atmosfer pertandingan di Istora Senayan terasa sangat menegangkan karena kedua pemain sudah sering bertemu dan sempat menjalani latihan bersama.

"Saya rasa itu pertandingan yang cukup menegangkan, sedikit membuat stres bagi saya dan Nhat karena kami sama-sama orang Eropa dan sudah sering bertemu sejak masih kecil," kata Popov.

"Saya pikir kami berdua benar-benar mendorong diri hingga batas maksimal. Seperti yang bisa dilihat di akhir gim kedua, pertandingan berlangsung sangat ketat dalam banyak aspek permainan," kata Popov.

Artikel terkait

Rekomendasi