Toto Wolff Bela Regulasi Formula 1 2026 Pasca Kemenangan di Miami

Toto Wolff Bela Regulasi Formula 1 2026 Pasca Kemenangan di Miami

Prinsipal Mercedes Toto Wolff memberikan pembelaan keras terhadap regulasi baru Formula 1 2026 menyusul kemenangan keempat timnya secara beruntun pada ajang Grand Prix Miami yang berlangsung Minggu, 5 Mei 2026.

Kemenangan tersebut diraih oleh pembalap muda Kimi Antonelli yang menjadi sorotan utama di tengah perdebatan mengenai kualitas balapan di bawah aturan teknis terbaru. Mercedes sejauh ini dinilai berhasil membangun mobil terbaik untuk menghadapi perubahan regulasi besar-besaran tersebut.

Wolff menganggap kritik terhadap regulasi saat ini tidak berdasar karena balapan di Miami dianggap menyuguhkan tontonan yang menarik. Ia menegaskan bahwa pihak yang mengeluh seharusnya meninjau kembali cara mereka menilai olahraga ini.

"If there's one single person that complains about the race today, I think they should hide, honestly." kata Toto Wolff, Bos Mercedes.

Wolff mengakui bahwa karakteristik lintasan di Miami memang lebih memudahkan pengelolaan energi dibandingkan sirkuit lainnya. Namun, ia tetap memandang hasil balapan tersebut sebagai sarana promosi yang efektif bagi masa depan Formula 1.

"Now, obviously this track is a little bit easier; it's not so energy-stuffed. There's good games and there's bad games, so I think that was great, great advertising for Formula 1." ujar Toto Wolff, Bos Mercedes.

Pria asal Austria tersebut juga menyinggung tentang pihak-pihak yang menyuarakan perubahan regulasi mesin dalam waktu dekat. Menurutnya, fokus saat ini harus tetap pada stabilitas aturan yang sudah ditetapkan oleh FIA dan manajemen Formula 1.

"Whoever talks about changing engine regs in the short-term should question his way of assessing Formula 1 at that stage," tambah Toto Wolff, Bos Mercedes.

Wolff menilai persaingan yang terjadi di barisan depan maupun papan tengah merupakan bukti keberhasilan regulasi. Meski demikian, ia tidak menutup pintu terhadap kemungkinan optimasi aturan dalam jangka menengah guna meningkatkan kualitas pertunjukan.

"It's splendid. Can we tweak it and optimize it in the midterm? I think absolutely. We would never be against making the show even better. I'm thinking about SM modes [straight-line mode]. I think we need much more straight-line speed with the SM modes. We need to be courageous on doing that." tutur Toto Wolff, Bos Mercedes.

Ia menekankan bahwa penambahan performa dari mesin pembakaran internal (ICE) bisa menjadi pertimbangan di masa depan. Syaratnya, tim harus diberikan waktu persiapan yang cukup untuk melakukan pengembangan tersebut.

"In the midterm we are not opposed. Whether we could extract a bit more performance out of the ICE [Internal Combustion Engine]... Great. Give us enough lead time so we can actually do it," pungkas Toto Wolff, Bos Mercedes.

Artikel terkait

Rekomendasi