Penyerang Paul Onuachu mengantarkan Trabzonspor unggul sementara 1-0 atas Konyaspor pada babak pertama laga final Ziraat Türkiye Kupası di Stadion Corendon Airlines Park Antalya pada Jumat, 22 Mei 2026. Gol pembuka keunggulan dalam perebutan trofi domestik ke-64 ini tercipta melalui sepakan Onuachu pada menit ke-18 setelah memanfaatkan umpan silang Pina dari sisi kanan.
Pertandingan yang disiarkan langsung stasiun televisi ATV sejak pukul 20.45 waktu setempat ini berjalan ketat sejak awal laga. Wasit Halil Umut Meler sempat menghentikan permainan pada menit pertama akibat pelemparan meşale ke dalam lapangan oleh suporter Konyaspor. Pelatih Trabzonspor Fatih Tekke menerapkan formasi 4-2-3-1 dengan menempatkan Onana, Pina, Nwaiwu, Savic, Mustafa Eskihellaç, Folcarelli, Bouchouari, Zubkov, Muçi, Augusto, dan Onuachu sebagai starter.
Konyaspor di bawah arahan pelatih İlhan Palut merespons melalui skema serupa dengan menurunkan Bahadır, Uğurcan, Adil, Nagalo, Berkan, Jevtovic, Melih, Deniz, Gonçalves, Bardhi, dan Muleka. Peluang emas Konyaspor tercipta pada menit ke-6 saat umpan Gonçalves membebaskan Bardhi, namun bola melambung di atas gawang. Kartu kuning diberikan kepada Bouchouari dan Savic dari Trabzonspor, serta Uğurcan Yazğılı dan Jevtovic dari pihak Konyaspor.
Dilansir dari dha.com.tr, Konyaspor melaju ke final setelah menyingkirkan Fenerbahçe di perempat final dan Beşiktasş di semifinal untuk mengejar trofi kedua mereka sejak musim 2016-2017. Di sisi lain, Trabzonspor memburu gelar ke-10 dari 17 kali penampilan mereka di partai puncak turnamen ini. Pendukung Konyaspor yang tidak bisa datang ke Antalya memadati dua alun-alun di Kota Konya untuk menonton laga melalui layar lebar di bawah guyuran hujan.
Sementara itu, pengetatan keamanan terjadi di pintu masuk kota Antalya karena laga ini dikategorikan berisiko tinggi. Laporan infopena.com yang dikutip pdiperjuanganbali.id menunjukkan antrean panjang di pos pemeriksaan membuat sejumlah suporter Trabzonspor berjalan kaki menerobos area hutan demi mencapai stadion.
"Her maç gibi finaller de zorlu geçer. Rakibimiz, Fenerbahçe ve Beşikteş'i eleyerek finale geldi. Biz de zorlu süreçlerden geçerek buraya ulaştık. Herkes formalar..." kata Fatih Tekke, Manajer Trabzonspor.
Atmosfer dukungan masif juga ditunjukkan oleh Pemerintah Kotamadya Meram yang menghias seluruh sudut distrik dengan atribut hijau-putih khas Konyaspor.
"Bu maç şehrimiz için sıradan bir futbol karşılaşması olmayacak. Bugün bir şehrin umuduna, heyecanına ve inancına şahit oluyoruz. Konyaspor bu şehrin ortak sevdasıdır, ortak gururudur. Biz futbolcularımıza, teknik kadromuza ve yönetim kurulumuza sonuna kadar inanıyoruz. Sahaya milyonların duasıyla çıkacaklar ve kupa yeniden bu şehre çok yakışacak." kata Mustafa Kavuş, Bupati Meram.
Pihak pendukung Trabzonspor sempat mengeluhkan proses pemeriksaan keamanan yang memakan waktu lama sebelum laga dimulai melalui pernyataan resmi mereka di media sosial.
"Biz zaten tüm yolları aşıp geldik, böyle bir engelle karşılaşmak üzücü." tulis salah satu akun pendukung Trabzonspor di media sosial.
Pertandingan babak kedua antara Trabzonspor dan Konyaspor segera dilanjutkan di Stadion Corendon Airlines Park untuk menentukan pemenang trofi juara Piala Turki musim ini.